Kamis, 17/06/2021 16:08 WIB

Panen Raya di Tujuh Kecamatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi

Tujuh kecamatan yang mulai tersebut panen antara lain Kecamatan Geragai, Muara Sabak Timur, Dendang, Muara Sabak Barat, Berbak, Nipah Panjang, Rantau Rasau.

Panen padi menggunakan mesin pertanian. (Foto: Kementan)

Jambi, Jurnas.com - Petani padi yang tersebar di tujuh dari sebelas kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai tersenyum bahagia. Pasalnya petani di beberapa lokasi tersebut saat ini mulai memasuki musim panen dan melaksanakan panen raya padi.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, panen yang didapat petani ini sangat dibutuhkan. "Dalam pandemi Covid-19, produksi pertanian harus terus berlangsung. Karena pertanian harus memenuhi kebutuhan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia," Ujar Mentan Syahrul.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan, panen raya ini tidak terlepas dari peran penyuluh.

"Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Sehingga penyuluh harus terus berada di lapangan mendampingi petani agar pertanian bisa terus berlangsung," katanya.

Tujuh kecamatan yang mulai tersebut panen antara lain Kecamatan Geragai, Muara Sabak Timur, Dendang, Muara Sabak Barat, Berbak, Nipah Panjang, Rantau Rasau. Adapun empat kecamatan lainnya juga akan menyusul panen raya yaitu Kecamatan Sadu, Mendahara Ulu, Mendahara dan Kuala Jambi.

Kegiatan panen raya yang berlangsung selama Bulan Februari hingga Maret 2021 ini merupakan suatu bentuk sinergi kerjasama yang baik antar para pihak pada pengembangan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pemerintah melalui kostratani BPP di setiap kecamatan terus melakukan pendampingan yang intens kepada petani. Di lain pihak, petani tetap juga bekerja keras dalam rangka meningkatkan taraf hidupnya melalui penanaman.

“Begitu memasuki awal musim hujan, kami segera turun ke sawah. Karena itu musim panen pun lebih awal. Selain itu, panen ini juga dilakukan untuk menjaga stok selama Ramadhan yang jatuh pada bulan April, ujar salah satu petani di Kecamatan Berbak.

Tidak hanya itu, panen raya kali ini juga menorehkan hasil yang membanggakan dalam hal jumlah tonase yang dipanen. Dimana secara total dari 7 kecamatan yang melaksanakan panen raya didapatkan lebih dari 16.000 ton GKG.

Masing-masing perkiraan tonase GKG yang dapat dipanen dan kordinator BPP Kostratani yang mendampingi petani selama panen raya ini adalah Kecamatan Geragai sebanyak 1009 Ton dengan Kordinator BPP Geragai Sahmayadi, Kecematan Muara Sabak Timur sebanyak 3006 ton dengan Kordinator BPP Muara Sabar Sakimun, Kecamatan Dendang sebanyak 3549 ton dengan Kordinator BPP Dendang Halijah, Kecamatan Muara Sabak Barat sebesar 79.8 ton dengan Kordinator BPP Muara Sabak Barat Saharudin, Kecamatan Berbak sebanyak 2962 ton (dengan Kordinator BPP Berbak Wahid, Kecamatan Nipah Panjang sebesar 3958 ton dengan Kordinator BPP Nipah Panjang Ichsan dan Kec Rantau Rasau sebanyak 1530.6 ton dengan Kordinator BPP Rantau Rasau, Betri Murka.

TAGS : Panen Raya Padi Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :