Sabtu, 15/05/2021 15:10 WIB

Tahta Masih Aman, Kenapa City Ketar-ketir Dikalahkan MU?

Tahta Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris tidak terusik, meski baru saja keok 2-0 dalam derbi Manchester pada Minggu (7/3) malam kemarin.

Manchester City kalah dari Manchester United (Foto: Reuters)

London, Jurnas.com - Tahta Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris tidak terusik, meski baru saja keok 2-0 dalam derbi Manchester pada Minggu (7/3) malam kemarin.

Manchester United (MU) menang di Etihad Stadium berkat gol cepat Bruno Fernandes dari titik putih dan Luke Shaw, sehingga Setan Merah bisa memperkecil jarak dari The Citizen.

Kekalahan ini juga menghentikan 15 kemenangan beruntun City yang diukir musim ini, yang membuat tim asuhan Pep Guardiola menjadi kandidat kuat kampiun liga.

"Dalam sepakbola, apapun bisa terjadi, semuanya bisa terjadi," ujar Guardiola usai kalah 2-0 dikutip dari Goal pada Senin (8/3).

"Kami bisa memenangkan pertandingan berikutnya dan kalah pada pertandingan berikutnya," sambung dia.

Menurut analisis koresponden Manchester City, Jonathan Smith kekalahan ini menunjukkan masih ada celah di lini pertahanan City yang belum sepenuhnya berhasil ditutup Guardiola.

Dan kelemahan ini, lanjut Jonathan, mengancam ambisi klub ibu kota Manchester itu untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya.

Dalam pertandingan semalam, Setan Merah sangat terlatih dalam menyerap tekanan City dan memiliki Marcus Rashford, Anthony Martial dan Daniel James untuk melakukan serangan balik cepat.

Dengan cara seperti itu merupakan alarm bahaya bagi strategi Guardiola, meskipun di lini pertahanan sudah menduetkan pasangan Ruben Dias dan John Stones.

Sebagaimana diketahui, Guardiola sejauh ini gagal melewati perempat final selama membesut City. Di musim pertamanya, klub itu berjuang mengatasi Monaco di putaran kedua babak 16 besar.

TAGS : Manchester City vs MU Liga Inggris Pep Guardiola




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :