Rabu, 21/04/2021 18:11 WIB

Filipina Laporkan Kasus Pertama COVID-19 Varian Afrika Selatan

Dari enam kasus dengan varian Afrika Selatan, tiga terdeteksi secara lokal dan dua adalah warga Filipina yang kembali dari luar negeri. Asal kasus lainnya masih diverifikasi.

Virus Corona Disease (Covid-19).

Manila, Jurnas.com - Kementerian Kesehatan Filipina mencatat enam kasus varian COVID-19 Afrika Selatan. Kasus itu meningkatkan kekhawatiran di antara para ahli bahwa vaksin saat ini mungkin kurang efektif.

Filipina memulai kampanye vaksinasi COVID-19 pada Senin (1/3), tonggak penting bagi negara yang paling terpukul oleh pandemi di Asia, tetapi penemuan varian lain dapat mempersulit upaya pemulihannya.

"Meskipun tidak ada bukti bahwa varian ini menyebabkan penyakit yang lebih parah, pola mutasi dalam varian ini menunjukkan penularan yang lebih tinggi dan mungkin berdampak pada kemanjuran vaksin," kata kementerian kesehatan dalam sebuah pernyataan.

Dari enam kasus dengan varian Afrika Selatan, tiga terdeteksi secara lokal dan dua adalah warga Filipina yang kembali dari luar negeri. Asal kasus lainnya masih diverifikasi.

Filipina sejauh ini menemukan 87 kasus dengan varian yang lebih menular.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan  akan mencabut pembatasan bisnis dan transportasi umum di ibu kota Manila setelah pemerintah mengamankan 20 hingga 40 juta dosis vaksin COVID-19.

Meskipun Filipina telah melakukan pembicaraan dengan sebagian besar produsen utama vaksin virus korona untuk membeli 161 juta dosis gabungan, Filipina telah berjuang mencapai kesepakatan, sementara persaingan yang ketat telah memperketat pasokan.

Pengiriman pertama 600.000 dosis vaksin Sinovac pada hari Minggu adalah sumbangan dari China, sebagian akan digunakan untuk menyuntik personel militer.

Mereka mengharapkan pengiriman 1 juta lebih dosis suntikan Sinovac bulan ini, yang menurut sebuah lembaga Brazil efektif melawan varian Inggris dan Afrika Selatan. (REUTERS)

TAGS : Varian COVID-19 Afrika Selatan Filipina




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :