Kamis, 22/04/2021 08:36 WIB

Polbangtan Yoma Tekankan Pentingnya Bangun Korporasi Petani Lewat KUB

Untuk menjaga trend positif tersebut perlu dilakukan upaya penerapan teknologi secara masif dan peningkatan ketrampilan petani dalam melihat dan memanfaatkan peluang pasar baik online maupun offline dan lokal maupun internasional.

Bimbingan Teknis (Bimtek) dilaksanakan pada di Hotel Kusuma Sahid Prince, Senin (1/3)

Surakarta, Jurnas.com - Rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka Peningkatan Kualitas Petani dan Penyuluh Pertanian Kabupaten Sragen memasuki Angkatan IV.

Kegiatan hasil kolaborasi antara Komisi IV DPR RI dan Kementerian Pertanian (Kementan)melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) dilaksanakan di Hotel Kusuma Sahid Prince, Senin (1/3).

Pada kesempatan tersebut, Plt. Direktur Polbangtan Yoma, Rajiman menuturkan bahwa pertanian merupakan salah satu sektor yang mendukung pertumbuhan ekonomi di saat pandemi.

Dia mengatakan, untuk menjaga trend positif tersebut perlu dilakukan upaya penerapan teknologi secara masif dan peningkatan ketrampilan petani dalam melihat dan memanfaatkan peluang pasar baik online maupun offline dan lokal maupun internasional.

Hal yang tidak kalah penting untuk diupayakan guna mewujudkan pembangunan pertanian, lanjut dia, yaitu pembentukan korporasi petani melalui inisiasi Kelompok Usaha Bersama (KUB).

"Peserta Bimtek ini harapannya sudah bergabung dalam kelompok tani dan harus sudah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) agar nantinya dapat difasilitasi membentuk KUB sebagai cikal bakal korporasi petani," jelas Rajiman dalam sambutannya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa pembentukan KUB bagi petani merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden untuk mencapai peningkatan kesejahteraan petani.

"KUB merupakan bentuk pendampingan bagi petani, agar tidak dibiarkan berjalan sendiri-sendiri. Sudah saatnya petani membangun korporasinya sendiri," ujar dia.

Hal tersebut sejalan dengan program yang digagas Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo bahwa penumbuhan korporasi petani merupakan salah satu program prioritas untuk membangun proses bisnis pertanian dari hulu ke hilir.

"Kita harus mejamin bahwa proses bisinis pertanian berdaulat dari hulu hingga hilir, sebab pertanian merupakan penopang utama kehidupan bangsa," kata Syahrul.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPRI RI Dapil Jateng IV,  Hamid Noor Yasin menyampaikan bahwa sebagai Komisi yang bertugas membidangi masalah pertanian, Komisi IV DPR RI sangat mendukung upaya positif yang dilakukan Kementan untuk meningkatkan pembangunan pertanian Indonesia, salah satunya melalui penyelenggaraan Bimtek ini.

Dia juga menyampaikan bahwa Setiap Anggota Komisi IV DPR RI mendapat peluang untuk membentuk 4 buah KUB. Oleh karena itu, Hamid berharap agar peserta bimtek dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan baik.

TAGS : SDM Pertanian Bimtek Pertanian Polbangtan Yoma Rajiman Dedi Nursyamsi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :