Senin, 17/05/2021 07:21 WIB

Gubernur Bali: Perpaduan Adat dan Kebijakan Partai Dalam Menjaga Lingkungan

Perpaduan kearifan lokal Bali yang dikombinasikan dengan ideologi partai.

Gubernur Bali I Wayan Koster

Jakarta, Jurnas.com - Meski pandemi Covid-19, Gubernur Bali I Wayan Koster tetap konsisten menjalankan perintah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam menjaga lingkungan.

Menurut Koster, peran serta warga masyarakat sangat besar dalam menjaga lingkungan hidup, khususnya dalam penanganan masalah sampah.

Ia menyebut sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat soal pentingnya menjaga lingkungan hidup wajib dilaksanakan oleh pemerintah daerah (Pemda). Sebab program-program lingkungan hidup takkan berhasil jika tidak mengikutsertakan peran serta masyarakat.

Koster menuturkan, salah satu kekhasan Bali adalah adanya desa adat yang oleh pemerintah daerah diberikan kewenangan mengatur warganya dengan hukum adat.

"Sehingga lebih mudah diterapkan dan masyarakat terlibat. Di Bali, ketika ini diterapkan, warga tak ada yang marah," kata Koster.

Pemda lalu berperan memberikan fasilitas, seperti tas-tas plastik maupun peralatan lainnya untuk warga agar bisa melaksanakan, semisal program pengelolaan sampah.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi virtual bertajuk Politik Hijau PDI Perjuangan pada Sabtu (20/2/2021). Acara ditayangkan secara langsung dari youtube resmi @pdiperjuangan dan akun facebook @pdiperjuangan.

Koster mengaku pihaknya tetap menjalankan perintah Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri untuk menjaga dan merawat alam dan lingkungan, walau pandemi covid-19 terjadi.

Sebagai bukti, kebijakan lama seperti mengurangi sampah plastik, kantong dari kelapa dan singkong, serta inovasi lain, dikembangkan oleh masyarakat. Semua ini pun terus berjalan meski ada pandemi Covid-19.

"Di masa pandemi ini sebagai upaya untuk menjaga agar alam, manusia, dan kebudayaan Bali betul-betul bersih sehat dan berkualitas," kata Koster.

Koater menyebut ada perpaduan kearifan lokal di Bali yang dikombinasikan dengan ideologi partai.

"Ini merupakan kearifan lokal kami di Bali yang kami terapkan  sebagai satu konsep kebijakan  yang dikombinasikan ideologi partai dengan bimbingan penuh dari  Ibu Megawati Soekarnoputri," ungkap Koster.

Dia pun bercerita, jika Megawati datang ke Bali, dirinya selalu ditanyakan perkembangan tentang pelaksanaan politik hijau.

"Sudah berapa persen kamu mencapai target ini? langsung saya jawab, jadi belum mencapai target. Masih menegur gitu. Jadi saya bekerja keras  keras untuk  selalu melaksanakan arahan beliau," tutur Koster.

Menurut dia, ini semata-mata untuk mengingatkan citra Bali, yang memang peduli akan alam dan lingkungan.

"Ini mengingatkan citra hidup Bali sebagai destinasi pariwisata dunia," kata Koster.

TAGS : I Wayan Koster Politik Hijau Sampah Plastik Desa Adat Bali




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :