Rabu, 21/04/2021 11:19 WIB

Mendikbud Sumbangkan Perahu untuk Siswa Pulau Soop

Mendikbud lansung memutuskan memberikan sebuah perahu, yang diperuntukkan bagi siswa-siswa Pulau Soop yang bersekolah di Kota Sorong.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim berfoto dengan siswa Pulau Soop, Sorong, Papua Barat (Foto: Muti/Jurnas.com)

Sorong, Jurnas.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dihujani curhatan warga dan siswa, saat berlabuh di Pulau Soop, Kabupaten Sorong, Papua Barat pada Jumat (12/2) kemarin.

Masyarakat Pulau Soop mengeluhkan ketiadaan sekolah menengah di pulau tersebut, sebab SD Inpres 56 Soop merupakan satu-satunya satuan pendidikan di pulau yang berjarak 10 menit dari Kota Sorong itu.

"Kami yang sudah kelas enam setengah mati sekolah, karena harus menyeberang jauh ke Sorong," kata Marletta, siswa SD 56 Inpres Soop.

Hal senada juga disampaikan oleh John Marau dan Insiana, dua siswa SMP yang setiap hari pulang pergi Pulau Soop-Sorong dengan menumpang perahu nelayan.

"Kami cuma mau ada SMA dan SMP di sini pak, karena di sini tidak ada SMA," curhat John.

"Kami minta bapak menyediakan kami berlayar ke Sorong, karena kami mau bersekolah ke Sorong tidak ada perahu," balas Insiana.

Mendengar permintaan itu, Mendikbud lansung memutuskan memberikan sebuah perahu, yang diperuntukkan bagi siswa-siswa Pulau Soop yang bersekolah di Kota Sorong.

Bantuan tersebut diberikan sementara, sembari Mendikbud mengkaji mengenai pembangunan sekolah menengah di Pulau Soop.

"Sebelum ada SMP, kita membantu dengan menyediakan perahu boat untuk pulau. Kalau perahunya diberikan, mohon kepala dinasnya dipastikan ada nahkodanya," kata Mendikbud yang disambut tepuk tangan warga.

"Jangan sampai kita berikan perahu, perahunya malah terdampak di sini. Kami sudah komitmen, kami bisa memberikan perahu," sambung Nadiem.

Dalam kesempatan itu, Mendikbud menyampaikan bahwa fleksibilitas Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) saat ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan guru, termasuk membeli perahu.

Karena itu, dia meminta sekolah-sekolah di daerah 3T khususnya kepulauan tidak lagi hanya berpikir bahwa Dana BOS hanya bisa untuk membeli buku maupun fasilitas sekolah.

"Dana BOS untuk biaya transportasi anak antar pulau boleh digunakan. Kalau yang terpenting bukan beli jendela, tapi membayar agar anak-anak itu untuk keluar, itu bisa digunakan," terang Nadiem.

TAGS : Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Pulau Soop Perahu Dana BOS




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :