Jum'at, 23/04/2021 08:15 WIB

Penuhi Gaya Hidup yang Informatif, Newsbeat Lahir dengan Format Majalah

Banyak media cetak yang tutup, majalah ini hadir dengan kreatifitas dalam gaya hidup dan musik yang informatif.

Potong tumpeng sukuran Majalah Newsbeat. (Foto : Jurnas/Unt).

Jakarta, Jurnas.com- Saat banyaknya media cetak tutup (Gulung Tikar) dan beralih ke era digital, Industri media, namun sebagian praktisi media masih tetap meyakini bahwa industri media cetak tak akan mati atau hilamg di pasaran. Menurut mereka masih akan tetap bertahan tapi dengan gaya baru yang lebih sesuai kebutuhan milenial. Misalnya, menggunakan perspektif jurnalisme yang membawa pengetahuan. Artinya, harus era kolaborasi media online, koran/majalah, medsos dan komunitas.

Berangkat dari pemikiran tersebut diatas, hari ini, Sabtu (6/2/2020) di Jakarta, lahir media cetak format majalah yang diberi nama “Newsbeat”. Melalui Sandec Media sebagai holding company, kehadiran Newsbeat yang fokus seputar dunia musik, film juga gaya hidup ini, menjadi bagian integral dari kelompok bisnisnya, mulai dari media online, televisi dan radio.

Sandec Sahetapy selaku Pimpinan Umum dan Pimpinan Perusahaan Newsbeat, sambil mengutip lirik lagu Apatis  ciptaan Ingrid Widjanarko dan dinyanyikan Benny Soebardja, berbunyi; Roda-roda terus berputar, Tanda masih ada hidup, Karna dunia belum henti, Berputar melingkar searah, dirinya optimis bahwa media cetak masih dibutuhkan

“Saya percaya, bahwa kehidupan berputar melingkar searah. Artinya, akan kembali ke titik yang semula. Begitu juga dengan media cetak yang kini kurang diminati, satu saat akan kembali lagi. Saya meyakini media cetak tidak akan mati, tersebab, masih tetap diminati sebagai bagian dari literasi. Makanya, ketika media cetak lain tutup, justru kita buka,” tukas Sandec Sahetapy, saat acara syukuran launching Newsbeat di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2/2021).

Hal senada, juga disampaikan Irish Riswoyo sebagai Pemimpin Redaksi Newsbeat, bahwa media cetak masih perlu karena peminatnya masih ada, baik pembaca atau perusahaan yang ingin beriklan.

“Ragam bentuk media seperti cetak, online, radio juga televisi penting. Saya menganalogikan seperti di dunia musik, perilisan karya lagu walau distribusinya secara digital, tetap karya fisik seperti cd, vinyl bahkan kaset masih diburu orang,” jelas Irish Riswoyo.

Majalah Newsbeat berukuran 21 x 28 cm, dengan 66 halaman yang dicetak full color. Irish Riswoyo menambahkan, launching Newsbeat versi cetak bersamaan pula dengan versi online-nya newsbead.id.

Majalah Newsbeat menjadi bagian tak terpisahkan dari versi onlinenya. Namun, artikel dalam majalah hasil pilihan yang ada di online, tapi lebih lengkap serta detail. Untuk itu, majalah Newsbeat akan terbit 2-3 bulan sekali, dan itupun kami belum terpikir apakah nanti dijual. Karena saat ini, masih free ” jelas Irish,

Fajar Irawan selaku Redaktur Pelaksana Newsbeat, menuturkan, penggarapan edisi perdananya cukup cepat, mulai dari materi isi, perwajahan hingga desain tataletaknya. “Kurang lebih sepekan mempersiapkannya. Makanya, kita berjibaku membuat dan mengumpulkan artikel untuk materi isi juga foto setiap rubriknya. Untuk edisi kedepan, akan lebih lengkap mengupas seputar dunia musik, film dan lifestyle,” jelas Fajar Irawan.

TAGS : Gaya Hidup Majalah




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :