Selasa, 30/11/2021 15:39 WIB

Serum Institute of India Kepincut Uji Coba Vaksin COVID-19 Novavax

Uji coba Novavax di Inggris, yang melibatkan 15.000 orang berusia 18 hingga 84, diharapkan dapat digunakan untuk mengajukan permohonan di Inggris, Uni Eropa, dan negara-negara lain.

Ilustrasi Vaksin

New Delhi Jurnas.com - Serum Institute of India (SII), pembuat vaksin terbesar di dunia, mengajukan permohonan kepada otoritas lokal untuk melakukan uji coba domestik kecil vaksin COVID-19 Novavax, yang ditemukan 89,3 persen efektif dalam uji coba di Inggris.

"Serum mengharapkan keputusan uji coba vaksin Novavax di India segera," kata kepala eksekutif Adar Poonawalla kepada Reuters, Jumat (29/1) beberapa jam setelah perusahaan Amerika Serikat (AS) melaporkan data kemanjuran.

"Kami sudah mengajukan ke kantor pengawas narkoba untuk proses bridging trial, beberapa hari lalu," kata Poonawalla. "Jadi mereka juga harus segera memberikan persetujuan itu sekarang."

Uji coba Novavax di Inggris, yang melibatkan 15.000 orang berusia 18 hingga 84, diharapkan dapat digunakan untuk mengajukan permohonan di Inggris, Uni Eropa, dan negara-negara lain.

SII sudah memproduksi massal vaksin yang dibuat Universitas Oxford dan AstraZeneca, dan Poonawalla mengatakan kepada Reuters awal bulan ini bahwa perusahaannya akan memproduksi lebih dari 40-50 juta dosis per bulan dari vaksin Novavax mulai sekitar April.

Pejabat kesehatan India mengatakan mereka umumnya meminta apa yang disebut uji coba untuk menentukan apakah suatu vaksin aman dan menghasilkan respons kekebalan pada warganya yang susunan genetiknya dapat berbeda dari orang-orang di negara barat.

Namun demikian, ketentuan berdasarkan aturan yang diperkenalkan pada tahun 2019 untuk mengesampingkan uji coba tersebut dalam kondisi tertentu.

Pfizer meminta pengecualian saat mengajukan otorisasi penggunaan darurat untuk vaksinnya yang dikembangkan dengan mitra Jerman BioNTech, permintaan yang ditolak pemerintah.

Vaksin Pfizer belum disetujui di India, yang kampanye imunisasinya menggunakan vaksin rumahan yang dikembangkan oleh Bharat Biotech dan Dewan Riset Medis India, dan vaksin AstraZeneca-Oxford University.

TAGS : Serum Institute of India Vaksin COVID-19 Amerika Serikat Novavax




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :