Selasa, 30/11/2021 17:18 WIB

China Menayangkan Sebuah Film Dokumenter Memperingati Satu Tahun Wabah Covid

Wuhan, di provinsi tengah Hubei, diyakini sebagai episentrum pandemi global yang telah menginfeksi hampir 100 juta orang dan sejauh ini menewaskan lebih dari dua juta orang.

Seorang wanita menonton film dokumenter China Days and Nights in Wuhan. (Foto: Reuters)

Beijing, Jurnas.com - China menayangkan film dokumenter patriotik pada hari Jumat (22/1/2020) untuk memperingati satu tahun lockdown akibat virus korona di Wuhan.

Dilansir dari Reuters, penonton berkumpul di Beijing untuk menonton film "Wuhan Days and Nights" yang dibuka untuk umum tepat setahun setelah Wuhan melakukan lockdown secara mengejutkan selama 76 hari mulai tanggal 23 Januari 2020.

Wuhan, di provinsi tengah Hubei, diyakini sebagai episentrum pandemi global yang telah menginfeksi hampir 100 juta orang dan sejauh ini menewaskan lebih dari dua juta orang.

China berhasil menghentikan virus beberapa bulan kemudian dengan langkah-langkah kontrol yang ketat dan kehidupan di Wuhan sebagian besar telah kembali normal, tetapi tanggapan awal pemerintah menuai kritik publik yang luas.

Film dokumenter itu, produksi bersama antara media pemerintah dan Departemen Propaganda Hubei, dirilis di bioskop di seluruh negeri dan menampilkan adegan-adegan penuh air mata di dalam rumah sakit Wuhan, termasuk staf medis yang merawat pasien dan gambar jalanan kosong.

Media pemerintah menggambarkan film itu sebagai film dokumenter besar pertama tentang wabah di China.

Perilisan film tersebut dilakukan saat China memerangi gelombang baru infeksi setelah berbulan-bulan sukses membendung virus tersebut. Pihak berwenang melarang perjalanan selama liburan Tahun Baru Imlek bulan depan dan telah memberlakukan lockdown di beberapa kota.

“Saya ingin mempelajari bagaimana Tiongkok melewati masa sulit,” kata seorang wanita bermarga Li, 32, yang merupakan salah satu orang pertama yang melihat film tersebut di Beijing. “Kami telah melalui tahun yang penuh perjuangan dan kerja keras, dan sekarang ada kasus baru di banyak tempat.”

Beijing juga berusaha mengendalikan narasi seputar wabah dengan membungkam para kritikus.

TAGS : Wuhan Film Dokumenter Lockdown Bioskop




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :