Senin, 26/07/2021 06:19 WIB

Perjuangan Diplomasi Kemenlu Datangkan Vaksin COVID-19 Sinovac

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi saat konferensi pers Kedatangan Vaksin COVID-19 di Jakarta, Senin 7 Desember 2020. (Foto: Tangkap Layar/ Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI), Retno Marsudi menceritakan upaya diplomasi dalam mendatangkan vaksin virus corona (COVID-19) dalam negeri.

"Salah satu tugas diplomasi selama pandemi adalah mendukung upaya pemerintah dalam pengelolaan pandemi baik dari segi kesehatan maupun sosial ekonominya melalui kerja sama dengan pihak lain," ujar Retno saat memberikan keterangan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jakarta, Senin (7/12).

Retno menceritakan, diawal pandemi diplomasi bergerak dibidang ketersediaan peralatan diagnostik dan terapeutik. "Diplomasi juga aktif mendukung upaya ketersediaan vaksin, dengan membuka akses, meratakan jalan dan mengatasi berbagai kendala yang muncul," ujar Menlu retno.

Pada Agustus 2019, lanjut Menlu Retno mengatakan ditugaskan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir untuk membuka akses kerja sama dengan beberapa pengembang vaksin, termasuk dengan Sinovac dan Sino Pharm.

Menlu Retno menambahkan, pada Oktober 2020, tugas serupa dijalankannya, termasuk menjajaki kerja sama dengan Astrazeneca, dan kerjasama vaksin multilateral melalui Gavi Covax Facility.

Pada bagian lain, Menlu Retno juga mengatakan, sudah berkomunikasi dengan AstraZeneca dari Inggris, serta bergabung dengan COVAX untuk mendapatkan vaksin multilateral dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). 

"Saat ini, bersama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri sedang terus melakukan komunikasi dengan Jenewa untuk pengadaan vaksin multilateral," ujar Menlu Retno.

Sebagaimana diketahui, Indonesia termasuk 1 dari 92 negara COVAX AMC yang akan memperoleh vaksin sebesar 3 sampai 20 persen dari penduduk yang berasal dari GAVI-COVAX Facility.

"Untuk mendapatkan vaksin COVID-19 tersebut, Kementerian Luar Negeri telah mengirim formulir permintaan vaksin kepada COVAX yang dikirimkan hari ini. Kemenkes turut dilibatkan," ujarnya.

 

TAGS : Vaksin COVID-19 Sinovac Diplomasi Kemenlu Retno Marsudi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :