Minggu, 03/03/2024 20:25 WIB

"Ahok Lecehkan Alquran"

Seharusnya, lanjut Sodik, tidak perlu Ahok menggunakan Alquran hanya demi kepentingan politiknya. Lebih baik, kata dia, Ahok menunjukkan ke masyarakat sebagai pemimpin yang dapat menjadi tauladan.

Jakarta - Anggota komisi VIII DPR fraksi Gerindra Sodik Mudjahid meradang atas tindakan cagub DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang membangun opini bahwa surah Al-Maidah ayat 51 dalam Alquran digunakan sejumlah orang untuk membodohi rakyat.

"Ahok melecehkan Alquran dan melukai hati umat islam," ujar Sodik saat diwawancarai di Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Sodik menilai Ahok berusaha menampilkan dirinya seolah mengetahui betul tentang maksud Alquran. Padahal, kata dia, tujuannya justru ingin mempolitisasi Alquran supaya masyarakat memilihnya.

Seharusnya, lanjut Sodik, tidak perlu Ahok menggunakan Alquran hanya demi kepentingan politiknya. Lebih baik, kata dia, Ahok menunjukkan ke masyarakat sebagai pemimpin yang dapat menjadi tauladan.

"Apa Ahok ingin mendapat simpati umat islam dengan terus-terusan bicara Al-Maidah. Mencari simpatik silahkan, tapi dengan cara lain. Bukan dengan melecehkan kitab suci yang sangat dihargai umat islam," tandasnya.

Baru-baru ini, masyarakat digegerkan dengan sebaran video di salah satu sosial media yang menunjukkan Ahok menolak opini bahwa umat islam tidak boleh memilih pemimpin non-muslim. Untuk membenarkan alasannya, ia menilai masyarakat disesatkan para politisi terkait tafsir surat Al-maidah.

KEYWORD :

Pilkada DKI Anggota komisi VIII DPR fraksi Gerindra Sodik Mudjahid




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :