Kamis, 20/06/2024 18:48 WIB

Masjidil Haram Sambut Kembali Jemaah Umrah

Kompleks masjid juga akan dibersihkan 10 kali dalam sehari di sela-sela pergantian kelompok jemaah

Helikopter berpatroli di atas Masjidil Haram untuk keamanan dan keselamatan peziarah (Foto: SPA)

Mekkah, Jurnas.com Setelah ditutup selama enam bulan kecuali di masa Haji, Kerajaan Arab Saudi akhirnya membuka kembali Masjidil Haram di Makkah untuk menyambut kelompok jemaah umrah untuk pertama kalinya di tengah pandemi Covid-19 pada Minggu waktu setempat (4/10/2020).

Lebih 1,8 miliar umat muslim dari seluruh dunia masuk dalam antrean jemaah yang diperbolehkan memasuki Masjid Suci itu setelah mendaftar melalui aplikasi Eatmarna yang dikelola Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Sebelumnya, Arab Saudi mengambil keputusan untuk mencegah penularan Covid-19 dengan menangguhkan ibadah umrah dan ibadah harian di masjid-masjid, termasuk Masjidil Haram, mulai pertengahan Maret.

Kerajaan Arab Saudi juga menutup penerbangan internasional dan memberlakukan aturan karantina wilayah sebagai langkah pencegahan wabah lainnya.

Kini, untuk mengakomodasi 6.000 jemaah saja per hari, Kementerian Haji dan Umrah telah menyiapkan lima titik temu, antara lain Al-Gaza, Ajyad, dan Al-Shasha, di mana para jemaah akan bertemu dan bergabung dengan petugas medis di dalam bus menuju Masjidil Haram.

Dalam menyambut kedatangan kelompok jemaah pertama, kamera pengukur suhu dipasang di pintu-pintu masuk dan di dalam halaman Masjidil Haram untuk memonitor suhu tubuh jemaah dan mengirimkan peringatan jika diperlukan.

Hal itu telah direncanakan sejak pandemi mulai masuk ke wilayah itu, untuk menjamin keamanan para jemaah serta memungkinkan respons cepat terhadap keadaan yang berpotensi kasus Covid-19.

Sekitar 1.000 petugas telah mendapat pelatihan untuk mengawasi pelaksanaan ritual ibadah umrah di Masjidil Haram.

Kompleks masjid juga akan dibersihkan 10 kali dalam sehari di sela-sela pergantian kelompok jemaah, termasuk di bagian yang biasanya dipadati jamaah, seperti air mancur, karpet, dan toilet.

Eskalator menuju lantai atas dilengkapi dengan alat pembersih, tempat cuci tangan disediakan di sejumlah titik masuk masjid. Selain itu, sistem pendingin udara juga dilengkapi dengan teknologi sanitasi ultraviolet, dengan jadwal pembersihan enam kali sehari.

Otoritas juga meluncurkan sejumlah inisiatif, termasuk Kammamat atau penggunaan masker (Antara).

KEYWORD :

Arab Saudi Umrah Mekkah Masjidil Haram




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :