Rabu, 18/05/2022 22:59 WIB

Arab Saudi Konfirmasi 40% Pasien COVID-19 Sudah Sembuh

Saat ini, ada 26.935 kasus COVID-19 aktif yang menerima perawatan di rumah sakit Arab Saudi, 147 di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Pejalan kaki memakai masker untuk menghindari virus corona ketika kota-kota Iran (Foto: IRNA)

Jeddah, Jurnas.com - Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan, hampir 40% dari kasus virus corona baru (COVID-19) yang dikonfirmasi di Kerajaan sudah pulih.

Kementerian mengumumkan sekitar 2.365 pemulihan baru, sehingga jumlah total menjadi 17.622. Total kasus yang dikonfirmasi mencapai 44.830 dengan 1.905 kasus baru dikonfirmasi. Dari jumlah tersebut 42% adalah laki-laki, 22% adalah perempuan, dan 8% adalah anak-anak.

Dinukil dari Arab News, saat ini, ada 26.935 kasus COVID-19 aktif yang menerima perawatan di rumah sakit Arab Saudi, 147 di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Kerajaan mencatat sembilan kematian baru, dengan korban tewas menjadi 273. Kematian terakhir adalah dua orang Saudi dan tujuh ekspatriat dari Jeddah dan Makkah. Mereka berusia antara 42 dan 80 tahun. Sebagian besar memiliki penyakit kronis.

"Ini adalah hari kedua berturut-turut di mana pemulihan melebihi jumlah kasus yang dikonfirmasi," kata Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Mohammed Al-Abd Al-Aly.

"Baru-baru ini, kami telah melihat persimpangan antara kurva kasus yang baru direkam dan kurva pemulihan, sementara kurva pemulihan meningkat pesat yang merupakan tanda yang sangat positif," sambungnya.

Ia menambahkan, kematian virus corona terbilang curkup stabil dan rendah di Kerajaan jika dibandingkan dengan negara lain, dan bahwa beban kerja yang intens tidak mempengaruhi fokus kementerian atau otoritas kesehatan lainnya.

"Baik kinerja maupun protokol medis di rumah sakit Saudi tidak terpengaruh oleh pandemi ini, termasuk armada ambulans dan staf Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi. Departemen gawat darurat terus menerima semua jenis kasus darurat sepanjang waktu," katanya.

Al-Aly mengulangi peringatannya tentang risiko pertemuan sosial dan meminta orang untuk mematuhi pedoman untuk menghentikan penyebaran COVID-19.

"Patuhi petunjuknya dan menjauhlah dari apa pun yang melanggar mereka, terutama berkumpul atau meninggalkan rumah Anda untuk tujuan yang tidak perlu; mematuhi perilaku higienis yang direkomendasikan, seperti mencuci tangan dan menghindari permukaan yang menyentuh," kata Al-Aly.

Sebelumnya, Al-Aly mengatakan demam adalah gejala infeksi yang paling umum karena 99% dari kasus yang dikonfirmasi mengalami demam, sementara 60% mengalami batuk dan 30% mengalami kesulitan bernapas.

TAGS : Virus Corona Arab Saudi Kasus Mohammed Al-Abd Al-Aly




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :