Rabu, 24/07/2024 01:20 WIB

Harga Minyak Mentah Turun, PKB: Seharusnya di Indonesia Juga Turun

Ratna Juwita

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKB, Ratna Juwita Sari meminta PT Pertamina (Persero) untuk segera menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) menyusul jatuhnya harga minyak mentah dunia.

Diketahui, saat ini harga minyak West Texas Intermediate (WTI) anjlok sekirar 12,6 persen atau berada pada level US$11,17 per barel.

Sementara untuk Mars turun 22,79 persen atau US$14,43 per barel.

Sedangkan, Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni turun US$0,89 dolar atau 4,45 persen menjadi US$19,08 per barel.

"Sebaiknya memang demikian (turun), demi meringankan beban masyarakat dan juga sebagai bentuk respon dari turunnya harga minyak dunia," kata Ratna Juwita, Selasa (28/04/2020).

Legislator asal Dapil Jatim IX (Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban) ini mengungkapkan bahwa Komisi VII DPR RI telah menyampaikan aspirasi masyarakat tentang persoalan belum turunnya harga BBM.

"Pada beberapa kali rapat dengan Pertamina kami sudah menyampaikan secara langsung tentunya setelah negara menyiapkan skema keuangan untuk melaksanakan hal tersebut," katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Publik Policy Studies (CPPS), Bambang Istianto mengatakan pemerintah seharusnya merespon tuntutan publik tentang anjloknya harga minyak dunia.

Pasalnya, kondisi daya beli dan ekonomi masyarakat indonesia sedang terpuruk.

"Jika harga BBM diturunkan, (ini) merupakan wujud empaty pemerintah. Apalagi di tengah himpitan ekonomi dampak pandemi virus Corona," ujar dia.

"BBM sebagai barang publik dan alat penggerak ekonomi saat ini momen yang tepat menurunkan harga BBM," lanjut Bambang.

KEYWORD :

BBM Ratna Juwita Pertamina




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :