Senin, 27/05/2024 00:19 WIB

Akhirnya, Wanita Dibolehkan Masuk Masjid Haji Ali Mumbai

Larangan itu diberlakukan oleh yayasan yang mengelola mesjid tersebut. Karena dianggap berdosa mengizinkan wanita menyentuh makam tokoh sufi yang berada di dalam mesjid. 

India -Larangan perempuan masuk ke bagian inti Masjid Haji Ali, Mumbai yang diterapkan tahun 2012 di India, akhirnya dicabut Pengadilan Tinggi setempat. Ketentuan itu dianggap melanggar Undang Undang Dasar dan mendiskriminasikan wanita.

Larangan itu diberlakukan oleh yayasan yang mengelola mesjid tersebut. Karena dianggap berdosa mengizinkan wanita menyentuh makam tokoh sufi yang berada di dalam mesjid. Meski larangan dicabut,  bukan berarti wanita bisa segera memasuki Masjid Haji Ali.

Pasalnya, pengadilan tinggi menunda penerapan keputusan selama enam minggu agar pihak masjid dapat mengajukan banding ke Mahkamah Agung. Bagaimanapun, putusan pengadilan baru-baru ini dipandang sebagai dukungan kuat usaha mengizinkan wanita ke tempat suci lainnya.

Diberitakan BBC, dalam beberapa bulan terakhir, di India terjadi sejumlah kampanye agar wanita diizinkan memasuki tempat suci keagamaan yang sebelumnya melarang kehadiran mereka. Banyak masjid Syiah dan Sunni mengizinkan wanita untuk beribadah, meskipun kebanyakan membatasi ruang gerak mereka.

Kebijakan semacam itu ditentang para pegiat, baik yang beragama Islam maupun Hindu. Kelompok Bharatiya Muslim Mahila Andolan (BMMA), misalnya, menentang kebijakan pengurus Masjid Haji Ali di Mumbai yang membatasi ruang gerak kaum perempuan. Putusan pengadilan yang mencabut larangan di masjid tersebut disambut gembira Zakia Soman dari BMMA.

"Pengurus masjid naik banding ke Mahkamah Agung dan kami tak mempermasalahkan. Tapi saya yakin kami juga menang di sana. Ini hanyalah patriarki atas nama agama," kata Soman.

KEYWORD :

Masjid Haji Ali Mumbai




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :