Senin, 04/03/2024 04:15 WIB

Iran Kembali Keluarkan Ancam terhadap AS

Sumber keamanan Irak mengatakan sekelompok pasukan AS telah ditarik dari pangkalan udara al-Taqaddum di al-Anbar, dan pindah ke pangkalan udara Ain al-Assad di provinsi Irak barat.

Mohammad Baqeri (Foto: Financial Tribune)

Teheran, Jurnas.com - Ketua Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Baqeri mengatakan, Iran menunjukkan reaksi paling parah terhadap Amerika Serikat (AS) jika melakukan sesuatu untuk merusak keamanan Republik Islam.

"Jika (As) mengambil langkah terkecil terhadap keamanan negara kita, mereka akan dihadapkan dengan reaksi paling parah," kata Baqeri pada hari Kamis (2/4), meyinggung langkah baru-baru militer AS di negara tetangga Irak.

Baqeri mengatakan, beberapa hari Negeri Para Mulllah menyaksikan peningkatan, sampai batas tertentu, dalam kegiatan militer AS di Irak dan Teluk Persia.

"Di bidang psikologis dan media juga, mereka terlibat dalam penyebaran besar-besaran berita yang menunjukkan bahwa mereka memiliki rencana melawan kelompok-kelompok perlawanan di Irak dan Hashd al-Sha`abi," kata Baqeri merujuk pada Unit Mobilisasi Populer (PMU) di negara Arab.

"Kami benar-benar memonitor kegiatan semacam itu," sambungnya.

Pada Rabu (1/4), Presiden AS, Donald Trump mengklaim bahwa Iran akan meluncurkan serangan terhadap pasukan AS atau aset Amerika di Irak. "Jika ini terjadi, Iran akan membayar harga yang sangat berat," katanya.

Sementara itu, sumber keamanan Irak mengatakan sekelompok pasukan AS telah ditarik dari pangkalan udara al-Taqaddum di al-Anbar, dan pindah ke pangkalan udara Ain al-Assad di provinsi Irak barat.

Ada laporan lain bahwa pasukan AS menyerahkan pangkalan militer lebih banyak kepada pasukan Irak dan membawa pasukan mereka ke fasilitas yang lebih aman di tempat lain di Irak.

Pernyataan Trump adalah yang terbaru dalam semburan klaim AS yang menuduh Republik Islam berusaha untuk menargetkan pasukan teroris AS di negara Arab.

Sebelumnya, Washington telah berulang kali mencoba untuk menempatkan serangan roket sporadis pada instalasi yang menampung pasukan, pejuang Irak yang didukung Iran, dan mengancam Teheran dengan pembalasan. 

Iran, pada setiap kesempatan, mengecam klaim AS sebagai tidak berdasar, dan upaya untuk meningkatkan ketegangan regional dan internasional terhadap Republik Islam. (Press TV)

KEYWORD :

Sanksi Amerika Serikat Mayor Jenderal Mohammad Baqeri Perang Teroris Timur Tengah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :