Sabtu, 24/07/2021 15:19 WIB

Harga Gula Mahal, AGI: Kalau Sudah Impor Insyallah Normal Kembali

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional harga gula pasir Rp16.400 per kilogram.

Gula (Foto: Kementan)

Jakarta, Jurnas.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI), Budi Hidayat mengatakan, kenaikan harga gula belakangan ini dipengaruhi oleh jumlah stok akhir tahun 2019 mulai menipis.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional harga gula pasir Rp16.400 per kilogram. Harga gula saat ini sudah di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerntah sebesar Rp12.500 per kg.

"Kondisi ini dipengaruhi jumlah stok akhir tahun 2019 dibandingkan dengan kebutuhan konsumsi sampai dengan masa giling pabrik gula yang rata-rata 2 bulan mei 2020 baru mulai giling," kata Budi kepada Jurnas.com, Selasa (10/3).

Budi megungkapkan bahwa dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ada rekomendasi impor gula sebanyak 495.000 ton gula kristal mentah (raw sugar).

"Perlu dimonitor apakah sudah datang semua. Kalau stok cukup, Insyaallah harga gula kembali normal," ujar Budi.

Menurut Budi, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti puasa dan Idul Fitri, harga gula memang cenderung naik dalam batas wajar. Hal ini lumrah terjadi, seperti dua tahun terakhir.

TAGS : Petani Gula Indonesia Budi Hidayat Stok Gula Menipis




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :