Selasa, 09/08/2022 03:31 WIB

Jumlah Tewas Akibat Virus Corona Sudah Lampaui 250 Orang

Menurut angka baru dari pejabat di Provinsi Hubei, setidaknya 258 orang sudah meninggal dan lebih dari 11.000 orang yang terinfeksi di China virus korona baru.

Warga memakai masker untuk mencegah terjangkit virus korona (foto: The National)

Beijing, Jurnas.com - Korban tewas akibat virus corona sudah melampaui 250, ketika sejumlah negara memperketat pembatasan pelancong dari China dalam menanggapi penyebaran penyakit yang cepat.

Menurut angka baru dari pejabat di Provinsi Hubei, setidaknya 258 orang sudah meninggal dan lebih dari 11.000 orang yang terinfeksi di China virus korona baru.

Pada Jumat (31/1), Pejabat tinggi Partai Komunis di Wuhan, kota pusat dari 11 juta orang di mana virus pertama kali muncul pada Desember, menyatakan penyesalan karena pemerintah setempat bertindak terlalu lambat.

Pekan lalu, pemerintah pusat Tiongkok akhirnya bertindak, secara efektif menyegel Wuhan dan provinsi Hubei di sekitarnya, dan menghentikan perjalanan melintasi negara berpenduduk 1,4 miliar orang.

Sayangnya, virus tersebut sudah menyebar luas ketika warga Tiongkok bepergian ke seluruh daerah dan luar negeri selama liburan Tahun Baru Imlek yang dimulai minggu lalu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global, tetapi tidak merekomendasikan perdagangan internasional atau pembatasan perjalanan.

Berbeda dengan Amerika Serikat (AS) yang menyarangkan kepada warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke China dan mendesak mereka yang sudah ada di sana untuk keluar dari Negeri Tirai Bambu.

Sehari sebelum berita ini diturunkan, Washington dua kali lipat, menyatakan darurat kesehatan publiknya sendiri dan sementara waktu melarang masuknya warga negara asing yang melakukan perjalanan ke China dalam dua minggu terakhir.

Jepang bergabung dengan AS, Inggris, Jerman, dan negara-negara lain merekomendasikan agar warganya menghindari China. Pemerintah Singapura melarang kedatangan dari Tiongkok dan penumpang transit yang mengunjungi negara itu dalam 14 hari terakhir.

Sementara itu, Mongolia akan melarang warga negara China dan orang asing yang datang dari negara tetangga hingga 2 Maret.

TAGS : Gejala Virus Corona Darurat Virus Corona Kota Wuhan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :