Jum'at, 31/05/2024 04:56 WIB

Waduh, Tujuh Juta Orang Menganggur

"Bukan hanya dari China yang harus diwaspadai, tapi Amerika Serikat, Korea Selatan, dan India juga perlu dilihat oleh Pemerintah," ujar Mirah Sumirat.

Jakarta  - Waduh, ternyata di Indonesia masih banyak angkatan kerja yang belum mendapat pekerjaan.  Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia Mirah Sumirat mengatakan,  saat ini sebanyak tujuh juta orang yang termasuk dalan angkatan kerja Indonesia masih menganggur.

"Masih banyak angkatan kerja kita belum terserap lapangan pekerjaan. Tujuh juta orang yang siap bekerja saat ini masih menjadi pengangguran," ujarnya dalam Seminar Nasional; Efek Domino Serbuan Tenaga Kerja Asing,  yang digelar di Gedung Wisma Antara, Jakarta, Selasa.

Fakta yang didapatkan ASPEK tersebut, lanjutnya, kemudian diperburuk dengan banyaknya serbuan pekerja asing dari China, sehingga kondisi ini dikhawatirkan mengurangi kesempatan angkatan kerja Indonesia berkarir di negaranya sendiri. "Serbuan ini memang datang akibat dari kerja sama antarpemerintah terkait investasi, tapi ketika investasi tidak berpihak kepada pekerja dalam negeri bakal menjadi invasi asing," kata  Mirah.

Menurut dia, pemerintah saat ini sudah perlu mempertimbangkan fakta pengangguran yang didapatkan ASPEK itu, dan segera bertindak untuk menghalau serbuan pekerja asing ke Indonesia. "Ancaman ini bukan bahan candaan. Menteri Ketenagakerjaan seharusnya melihat fakta bukan hanya dari data yang bisa dimanipulasi," tegasnya.

"Bukan hanya dari China yang harus diwaspadai, tapi Amerika Serikat, Korea Selatan, dan India juga perlu dilihat oleh Pemerintah," ujar Mirah Sumirat. (ant)

 

KEYWORD :

ASPEK Hanif Dhakiri




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :