Minggu, 18/04/2021 12:07 WIB

Korban Reruntuhan Gedung di Slipi, Tak Ada Biaya Untuk Rumah Sakit

Korban reruntuhan gedung roboh di Slipi Muhamad Iqbal tak bisamembayar biaya rumah sakit. BPJS pun tak bisa menanggung.

Korban Gedung Roboh Muhamad Ikbal masih jalani perawatan di RSUD Tarakan. (Foto:Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Nasib naas dialami Muhamad Iqbal seorang pengemudi ojek online (Ojol) dari perusahaan Gojek. Iqbal yang menjadi korban dari robohnya gedung di Slipi, Jakarta Barat menjalani perawatan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat. Nmaun saying, biaya perawatannya tidak menjadi tanggunan BPJS dan ironisnya pihak pemilik gedung pun hingga kini tak ada yang peduli.

Tidak itu saja, sialnya lagi motor yang sehari-hari menjadi sandaran hidupnya sebagai pengemudi ojol hancur bersama tertindih dari reruntuhan gedung yang roboh pada, Selasa (7/1) sore.

"Kami bingung, mesti kemana kami mengadukan hal ini.Pihak rumah sakit bilang, karena suami saya korban bencana atau musibah jadi tidak ditanggung BPJS. Pihak pengelola gedung pun tidak ada yang peduli sampai sekarang,” ungkap Novi, istri Iqbal melalui pesan singkat yang diterima jurnas.com, Selasa (7/1/2020).

Menurut Novi,  pihak RSUD Tarakan menyarakan agar pihaknya memiliki Jamkesmas untuk biaya pertanggungan rumah sakit.

“Saya bingung kalau ternyata nanti benar-benar tidak ditanggung BPJS, bagaimana?. Kita tidak punya biaya,” tukas Novi.

Diketahui, Muhamad Iqbal bersama dua orang lainnya, menjadi tiga korban yang berada di luar gedung yang runtuh pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB itu. Di Tarakan, Iqbal dan korban runtuhan lainnya sempat mendapat perawatan di IGD. Keduanya sempat tidak sadarkan diri. Untuk Iqbal, dari hasil CT Scan ada pergeseran di tulang tangan kanannya. Nyeri dari pundak ke bawah.

"Tangan kanan tidak bisa digerakan, kiri bisa," kata Novi, menceritakan kondisi suaminya.

Iqbal, yang baru empat bulan ini menjadi ojek online di Gojek, dipastikan tidak bisa melanjutkan pekerjaannya. Beberapa teman sesama pengemudi Gojek sudah menengoknya di RSUD Tarakan. Namun, mereka tidak sampai hati untuk mengabarkan soal motor Vario bernopol AD 4689 Q yang dikendarai Iqbal, yang Selasa sore dihancurkan bersama puing-puing runtuhan.

"Itu sebenarnya motor adik. Saya nggak tega ngasih tahu ke Iqbal, khawatir dia makin syok," kata Novi.

TAGS : Gedung Roboh Korban Gedung Roboh Muhamad Iqbal




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :