Senin, 14/06/2021 18:37 WIB

Banyak Pengusaha Tiongkok Cari Mitra Bisnis di Indonesia

Banyak diantara mereka mencari partner bisnis sebagai main distributor di sini.

Sophia Liu, Sales Manager Shenzhen Shengna Technology Co.,Ltd.

Jakarta, Jurnas.com - Para pengusaha Tiongkok yang ikut pameran di Internasional Consumer Electronics Expo (ICEE) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Selasa-Kamis (17-19/12), menilai Indonesia sebagai pasar potensial bagi produk-produk elektronika Tiongkok. Banyak diantara mereka mencari partner bisnis sebagai main distributor di sini.

"Kami melihat pasar Indonesia sangat potensial untuk produk-produk yang kami buat," kata Sophia Liu, Sales Manager Shenzhen Shengna Technology Co.,Ltd. Kepada jurnas.com di sela-sela pameran, Rabu (18/12).

Shenzhen Shengna Technology Co.,Ltd. Merupakan pabrikan alat-alat audio semacam headphone, power bank, dan lain-lain dengan brand Songnormi.

Shopia mengaku selama ini produk-produknya dipasarkan ke Amerika, Jepang, Thailand, Singapura, Eropa, dan sejumlah negara di Eropa Timur.

"Kami memang lebih banyak memasarkan Songnormi ke Amerika, Jepang, dan Eropa. Kami baru kali ini masuk ke Indonesia," kata Sophia.

Melihat potensi yang sangat besar di Indnesia, Sophia mengaku sangat tertarik mencari mitra bisnis di sini. "Produk-produk kami sangat berkualitas dengan harga lebih murah dibandingkan kompetitor," ujarnya.

Harga merek Songnormi memang dibanderol mulai antara Rp50.000,- hingga Rp500.000,-. Harga headphone dia pasang harga sekitar Rp200.000,- jauh dari harga produk sejenis kompetitornya.

Felix Liu, Marketing Manager Shenzen Soyoung Technology Development Co.,Ltd, produsen alat-alat kecantikan elektronik merk Soyoung, mengaku sangat antusias membuka perwakilan dagang di Indonesia.

"Kami baru pertama kali ikut pameran dengan ICEE dan pertama kali juga datang ke Indonesia. Potensinya luar biasa," kata Felix.

Felix mengaku produk-produk perawatan kulit dan kecantikan Soyoung sangat digemari dipasar Eropa dan Amerika. Bahkan masyarakat Rusia pun sangat familiar dengan produk Soyoung.

"Kami memproduksi dan berhasil memasarkan Soyoung ke berbagai negara tersebut sekitar 50.000 produk per bulan," kata Felix, antusias.

Ia menjamin, produk kecantikan elektronik buatan pabriknya sangat aman dan berkualitas. "Produk-produk Soyoung adalah hasil penelitian dan telah melewati pengujian yang sangat ketat sebelum dipasarkan," ujarnya.

Senada dengan Sophia dan Felix, Allen Jia, Sales Director Shenzen Huatuomigtong Technology Co.,Ltd., produsen skuter listrik (road scooter) dan skuter air listrik (water scooter) merek HTOMT mengaku yakin produk-produknya terserap oleh pasar Indonesia, meskipun produk sejenis dengan merek lain telah banyak beredar di sini.

"Kami sangat yakin banyak yang berminat pada skuter yang kami buat, terutama skuter air yang bisa digunakan pantai-pantai Indinesia yang indah," kata Allen.

Allen juga mengaku baru pertama kali datang ke Indonesia dan melakukak penjajakan bisnis di sini.

"Seperti produk-produk negara kami yang lain, produk kami HTOMT juga banyak dipasarkan ke Amerika, Eropa, dan Jepang, juga ke Asia. Kami sangat tertarik menjajaki bisnis di Indonesia," kata Allen.

ICEE Indonesia memang salah satu pameran yang unik. Pameran ini tidak saja sebagai ajang memasarkan produk, tetapi juga mendatangkan para pabrikan dan produsennya sekaligus.

"Kami ingin mencoba tidak saja berjualan. Tetapi juga membuka peluang investasi dari luar negeri masuk ke Indonesia degan mendatangkan pabrikan dan produsennya ke sini," kata Sutardi, Founder of Kreen Indonesia, pelaksana ICEE Indonesia 2019.

TAGS : ICEE Indonesia 2019 pameran investasi Tiongkok




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :