Selasa, 19/10/2021 08:45 WIB

Mousavi Minta Sponsor Terorisme Berhenti Kambing Hitamkan Iran

Berbicara pada sesi pleno kedua Dialog Manama IISS 2019, Menteri Negara Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir menuduh Iran menginjak jalur kegelapan, kematian dan kehancuran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Mousavi (Foto: Presstv)

Teheran, Jurnas.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi membantah tuduhan tidak berdasar dan palsu yang dilontarkan terhadap Republik Islam Iran pada pertemuan Dialog Manama IISS 2019 di Bahrain.

"Mereka menularkan dan mempromosikan terorisme, ekstrimisme dan campur tangan dalam urusan internal negara lain dengan melanggar prinsip bertetangga yang baik dan melemahkan keamanan regional dengan mengundang pasukan asing, tidak bisa menyalahkan orang lain dan mengaitkan masalah yang mereka buat sendiri dengan Iran," katanya.

"Agresi militer yang dipimpin Arab Saudi terhadap Yaman, pembantaian puluhan wanita dan anak-anak yang tidak bersalah, penghancuran infrastruktur negara itu, menggunakan perilaku kolonialis dalam upaya menggulingkan pemerintah yang sah dan menggantinaya rezim boneka tidak akan dihapus dari memori historis masyarakat di kawasan dan dunia," tambahnya.

Mousavi meminta negara-negara ini untuk meninggalkan ilusi mereka, menerima kenyataan, mempromosikan dialog dan meningkatkan kerja sama kolektif untuk memastikan stabilitas, keamanan dan kemajuan di wilayah tersebut.

Berbicara pada sesi pleno kedua Dialog Manama IISS 2019, Menteri Negara Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir menuduh Iran menginjak jalur kegelapan, kematian dan kehancuran.

Ia juga menyalahkan serangan Yaman terhadap pabrik pengolahan minyak Aramco di Arab Saudi pada September terhadap Iran dan mengklaim bahwa Riyadh tidak menginginkan perang, tetapi Iran harus bertanggung jawab.

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Anwar Gargash juga menuduh Iran mencampuri urusan negara lain. (PressTV)

TAGS : Arab Saudi Iran Dialog Manama IISS 2019




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :