Kamis, 29/07/2021 06:16 WIB

Dua Kali Gagal Jadi Presiden, Prabowo Malah jadi Pembantu Jokowi

Prabowo Subianto Djojohadikusumo resmi terpilih menjadi Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin

Prabowo Subiakto menyalami Presiden Joko Widodo saat penyerahan keputusan sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju

Jakarta, Jurnas.com - Prabowo Subianto Djojohadikusumo resmi terpilih menjadi Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin untuk periode 2019-2024.

Sebelumnya, pria kelahiran 17 Oktober 1951, Jakarta itu sempat gagal menjadi Presiden RI saat maju bersama Hatta Rajasa sebagai calon Presiden Indonesia ke-7 dalam pemilihan umum 2014, namun diungguli oleh pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Untuk kedua kalinya, Ketua Umum Partai Gerindra kembali mencoba peruntungan dengan kembali mencalonkan diri sebagai Capres bersama Sandiaga Uno pada Pemilu 2019, namun lagi-lagi ia dikalahkan Jokowi dan Ma’ruf Amin.

Dua kali kekalahan yang akhirnya mengantarkan dirinya kini mengabdikan dirinya untuk ikut membantu pemerintahn Jokowi-Amin sebagai Menhan usai diumumkan pada 23 Oktober 2019 hari ini.

Prabowo dikenal khalayak di dunia militer. Meski masa kecil Prabowo sebagai putra ekonom Soemitro Djojohadikoesoemo banyak dilewatkan di luar negeri bersama orang tuanya, namun minatnya di dunia militer terus diasa.

Minatnya pada dunia militer dipengaruhi oleh pamannya, Soebianto Djojohadikusumo yang gugur dalam Pertempuran Lengkong. Selepas lulus dari Akademi Militer di Magelang pada tahun 1974 sebagai seorang letnan dua, ia menjadi salah satu komandan operasi termuda dalam sejarah Angkatan Darat saat memimpin operasi Tim Nanggala di Timor Timur.

Kariernya melejit setelah menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen Penanggulangan Teror di Komando Pasukan Khusus pada tahun 1983. Pada tahun 1996, Prabowo diangkat sebagai sebagai Komandan Jenderal pada korps tersebut.

Saat menjabat, ia memimpin operasi pembebasan sandera di Mapenduma. Ketika jatuhnya Presiden Soeharto, ayah mertuanya, pada bulan Mei 1998, Prabowo sedang menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis.

Setelah diberhentikan dari dinas militer, Prabowo menghabiskan waktu di Yordania dan di beberapa negara Eropa. Sekembalinya ke Indonesia, ia menekuni dunia bisnis, mengikuti jejak adiknya Hashim Djojohadikusumo yang merupakan seorang konglomerat. Bisnis Prabowo meliputi sedikitnya 27 perusahaan yang bergerak pada sektor-sektor yang berbeda.

 

TAGS : Prabowo Subianto Kabinet Indonesia Maju




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :