Rabu, 21/04/2021 12:56 WIB

Bolton Tuding Iran Sembunyikan Kegiatan Nuklirnya dari Lembaga IAEA

 Bolton menuduh Iran menyembunyikan bahan dan / atau kegiatan nuklir di tengah kunjungan penjabat kepala lembaga IAEA, Cornel Feruta.

John Bolton (foto: BBC)

Washington, Jurnas.com - Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS), John Bolton mengomentari kunjungan penjabat kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke Iran. Ia membuat tuduhan palsu terhadap Teheran tanpa bukti.

Lewat cuitan di akun Twitternya pada Sabtu (7/9), Bolton menuduh Iran menyembunyikan bahan dan / atau kegiatan nuklir di tengah kunjungan penjabat kepala lembaga IAEA, Cornel Feruta.

Bolton juga mengatakan, sangat bersemangat untuk mendapatkan laporan lengkap sesegera mungkin.

Komisi Eropa mengatakan pada Jumat (6/9) bahwa mereka bergantung pada IAEA sehubungan dengan kegiatan nuklir Iran.

Pada hari yang sama, Juru bicara IAEA, Maja Kocijanci, mengatakan, penjabat kepala badan itu akan mengunjungi Iran untuk mengadakan pembicaraan dengan para pejabat tinggi Iran di Teheran pada Minggu.

Kocijancic, mengatakan pada sebuah taklimat media di ibukota de facto EU, Brussels bahwa komitmen kami terhadap kesepakatan nuklir bergantung pada kepatuhan penuh Iran.

Dalam sebuah surat kepada kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini pada hari Kamis, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan Iran akan memulai kerja penelitian dan pengembangan nuklir tanpa batas mulai Jumat.

Pengumuman itu sekaligus secara resmi melepaskan tahap ketiga dari tanggapan terukurnya terhadap kurangnya tindakan Eropa atas pelanggaran Washington terhadap kesepakatan nuklir.

Presiden Iran, Hassan Rouhani pertama kali mengumumkan keputusan untuk memperluas penelitian dan pengembangan (R&D) di luar batas JCPOA pada hari Selasa. Ia memberikan waktu 60 hari lagi untuk memenuhi komitmennya.

TAGS : Amerika Serikat John Bolton Kesepakatan Nuklir Hassan Rouhani




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :