Sabtu, 13/08/2022 19:14 WIB

Arya Sinulingga Berkisah tentang Perjuangan Tim Cyber Jokowi-Ma`ruf di Masa Kampanye

Hasto Kristiyanto, Arya Sinulingga, Wahyu Sakti Trenggono

Jakarta, Jurnas.com - Direktur Informasi Publik dan Media Sosial TKN Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga menceritakan bagaimana lika-liku kerja tim cyber TKN selama masa kampanye Pilpres yang melelahkan.

Cerita itu dituturkan Arya dalam sebuah acara jamuan makan siang Ikan Mangut, syukuran kemenangan paslon 01 di Jl. Patra 12 Setiabudi, Kuningan, Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Acara itu dihadiri Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto, para Sekjen parpol KIK, Bendahara TKN yang juga tuan rumah acara Wahyu Sakti Trenggono, serta para relawan tim cyber TKN 01.

Kata Arya, Tim Sosmed ini seperti tim siluman, sebuah cyber army yang bekerja keras menangkal berbagai isu hoaks yang sangat massif di masa kampanye.

"Tim sosmed ini terbentuk dari mas Hasto dan mas Treng. Kedua tokoh ini lah yang membuat tim sosmed terbentuk untuk TKN sekitar akhir November 2018," kata Arya memulai cerita.

Ia menjelaskan, ketika Jokowi mengeluh mengenai sosmed yang penuh dengan serangan-serangan ke Paslon 01, akhirnya diambilah sebuah langkah besar oleh Hasto dan Trenggono dengan menugaskan Arya untuk membentuk IT. Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

"Hanya dalam dua hari terkumpulah 120 orang. Mulai Desember set up alat. Mulai 4 Desember bekerja. pertengahan Desember langsung sosmed Pilpres diambil alih oleh TKN 02 langsung tumbang sampai hari ini," kata Arya.

Kata Arya, kesuksesan tim sosmed itu semua tidak lepas dari tim relawan yang jumlahnya sangat banyak, seperti ProJo, Kawan Jokowi, ada lagi timnya Ulil yang memiliki tim sendiri untuk mensuport dari kegelapan.

"Tanpa beliau kita juga agak bingung dengan kegelapan, tidak mengerti. Dan inilah tim yang terbentuk dan sampai sekarang bekerja," jelas Arya.

Pada hari ini ketika quick count dimulai 17 April, lanjut Arya, maka TKN sangat kesulitan mencari orang yang bisa dipercaya memasukan C1 hasil pemungutan suara.

Saat itu membutuhkan sedikitnya 240 orang. Beruntung Tim Sosmed sudah punya pasukan, yang akhirnya langsung dibalik saja tim sosmed menjadi tim real count.

"Dan dalam tempo 3 hari kita langsung kalah di sosmed. hahaha. Akhirnya dibagi lagi tugas, kita main sosmed sebagian," jelas Arya.

"Tapi inilah kita sangat efisien, efektif dan bener-bener cyber. Tim cyber army yang betul-betul real. Bukan untuk Jokowi tapi untuk bangsa Indonesia," tuntas Arya Sinulingga.

TAGS : Arya Sinulingga Tim Sosmed Cyber Hasto Trenggono




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :