Jum'at, 01/07/2022 11:34 WIB

Masa Kampanye Enam Bulan Bikin Caleg Jatuh Miskin

Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 yang cukup panjang disebut bisa membuat para calon anggota legislatif (Caleg) jatuh miskin.

Ketua BURT DPR, Anthon Sihombing saat silaturahmi dengan wartawan Parlemen

Parapat - Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 yang cukup panjang disebut bisa membuat para calon anggota legislatif (Caleg) jatuh miskin.

Demikian disampaikan Anggota DPR Anthon Sihombing, saat memberikan sambutan dalam silahturahmi DPR RI dengan Wartawan Koordinatoriat DPR, di Parapat, Sumatera Utara, Jumat (5/4) malam.

Menurutnya, panjangnya masa kampanye menjadi salah satu masalah yang dihadapi para Caleg yang maju dalam Pemilu 2019.

"Malahan masa kampanyenya enam bulan lagi bisa Jamila itu Caleg atau Jatuh Miskin Lagi," kata Anthon.

Semestinya, kata Anthon, pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) dipisah. Sehingga, kontestasi pesta demokrasi lima tahunan itu dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

"Jadi tolong lah jangan di sama-samakan, padahal kita ini sudah meningkatkan anggaran untuk KPU dibandingkan anggaran sebelumnya," kata Anthon.

Sementara itu, Ketua Koordinatoriat Wartawan DPR RI, Romdony Setiawan berharap agar penyelenggara pemilu bisa mendahulukan penghitungan calon legislatif di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Karena kalo kita punya Presiden tetapi anggota parlemennya tidak ada bagaimana mau melantiknya," kata Dony sapaan akrab Romdony.

TAGS : Pemilu 2019 Kampanye Caleg Pilpres




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :