Pertemuan pihak Amerika Serikat dan Pemerintah Pakistan (foto: The National)
Jakarta - Kelompok Taliban dikabarkan menolak dimulainya kembali pembicaraan damai dengan Amerika Serikat di Pakistan tentang bergerak menuju berakhirnya perang yang telah berlangsung 17 tahun. Media Pakistan melaporkan bahwa kelompok itu bersedia memulai pertemuan lagi dengan utusan khusus AS Zalmay Khalilzad di Islamabad.
Surat kabar dan stasiun televisi Pakistan melaporkan bahwa pertemuan di Islamabad dalam prospek menyusul diskusi antara Khalilzad dan para pejabat Pakistan termasuk Perdana Menteri Imran Khan pada Jumat lalu.
Para pemimpin senior Taliban mengatakan bahwa kekuatan regional termasuk Pakistan telah mendekati mereka dan ingin mereka bertemu dengan delegasi AS di Islamabad dan juga memasukkan pemerintah Afghanistan dalam proses perdamaian tetapi pendekatan itu telah ditolak. Itu menegaskan bahwa tidak akan berurusan dengan pemerintah Afghanistan.
"Kami ingin menegaskan bahwa kami tidak akan mengadakan pertemuan dengan Zalmay Khalilzad di Islamabad," kata juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid dalam sebuah pernyataan dikutip The National, Minggu (20/01)"Kami telah berulang kali menegaskan bahwa kami tidak akan pernah mengadakan pertemuan dengan pemerintah Afghanistan karena kami tahu bahwa mereka tidak mampu menjawab tuntutan kami," kata seorang pemimpin senior Taliban.
Amerika Serikat mengatakan penyelesaian apa pun di Afghanistan harus antara pemerintah Afghanistan yang diakui secara internasional dan Taliban, yang sejauh ini menolak untuk berbicara dengan pemerintah yang mereka gambarkan sebagai rezim boneka tidak sah.Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kelompok Taliban Pakistan Amerika Serikat




















