Minggu, 13/06/2021 18:31 WIB

Hotel Bintang Lima Kenya Kena Serangan Teroris

Korban tewas dalam serangan teroris yang terjadi di sebuah hotel bintang lima di kompleks bisnis ibukota Kenya, Nairobi meningkat menjadi 21 orang pada Rabu (16/01) setempat

evakuasi penghuni hotel saat terjadi serangan teroris

Jakarta - Korban tewas dalam serangan teroris yang terjadi di sebuah hotel bintang lima di kompleks bisnis ibukota Kenya, Nairobi meningkat menjadi 21 orang pada Rabu (16/01) setempat. Insiden itu juga membuat 28 orang luka-luka dan 19 orang hilang satu hari setelah serangan tersebut.

Sebelumnya pada Selasa sore, lima anggota kelompok teroris yang bermarkas di Somalia Al Shabaab melakukan serangan terkoordinasi terhadap hotel bintang lima DusitD2, meninggalkan kematian dan kehancuran di belakang mereka.

Menjelang akhir operasi keamanan 19 jam yang termasuk evakuasi 700 orang, Presiden Kenya Uhuru Kenyatta mengatakan kepada negara itu dalam konferensi pers bahwa semua teroris telah dimusnahkan dan mereka yang bertanggung jawab atas pendanaan serangan, perencanaan dan pelaksanaan akan dibawa ke pengadilan.

"Kami akan mengejar tanpa henti di mana pun mereka berada sampai mereka dimintai pertanggungjawaban," kata Uhuru dilansir UPI.

Dikabarkan dua orang yang diduga terlibat dengan serangan itu telah ditangkap pihak kepolisian Kenya dan dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan introgasi.

Kenya telah menjadi sasaran bagi Al Shabaab sejak mengirim pasukannya ke Somalia untuk memerangi teroris di sana, dan serangan itu Rabu bertepatan dengan peringatan tahun ketiga serangan kelompok itu terhadap kamp militer Kenya di El Added, Somalia, dan sehari setelah tiga tersangka Penyelenggara serangan Westgate Mall 2013 yang menewaskan 67 orang diperintahkan untuk diadili.

Dari para korban, 16 adalah Kenya, tak dikenal, satu orang Inggris dan satu orang Amerika.

"Kami berduka sebagai sebuah negara pagi ini; hati saya, dan hati setiap orang Kenya, pergi kepada pria dan wanita yang tidak bersalah yang dilanggar oleh kekerasan yang tidak masuk akal," kata Presiden Kenyatta.

 

TAGS : Serangan Teroris Kenya




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :