Kamis, 26/05/2022 14:08 WIB

Laporan Arab Saudi soal Tewasnya Khashoggi Dianggap "Bohong"

Penyelidikan apapun dari Negeri Petro Dolar itu terkait pembuhunan Khashoggi dianggap tidak kredibel.

Amnesty International

Ankara -  Arab Saudi memiliki rekam jejak pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang panjang, sehingga penyelidikan apapun dari Negeri Petro Dolar itu terkait pembuhunan Khashoggi dianggap tidak kredibel. Demikian kata Amnesty International melalui akun Twitternya, Jumat (16/11).

"Saudi Arabia memiliki rekam jejak pelanggaran HAM yang panjang. Investigasi mereka terhadap pembunuhan Jamal Khashoggi tidak memiliki kredibilitas. Investigasi PBB diperlukan, sehingga mereka yang bertanggung jawab dalam pembunuhan itu diadili," katanya.

Organisasi itu juga menyambut seruan Turki untuk penyelidikan internasional terhadap kasus tersebut. "Turki harus meminta PBB untuk melakukan penyelidikan sekarang," imbuhnya.

"Jaksa Saudi menuntut hukuman mati bagi lima tersangka pembunuhan Jamal Khashoggi. Kami membutuhkan penyelidikan yang kredibel untuk menetapkan fakta & memastikan mereka yang bertanggung jawab dibawa ke pengadilan tanpa hukuman mati," tegas organisasi tersebut.

Sebelumnya, jaksa kepala Kerajaan Saudi mengumumkan niatnya untuk menjatuhkan hukuman mati kepada orang-orang yang terbukti bersalah dalam menginstruksikan maupun membunuh Khashoggi.

Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir mengatakan, negaranya menganggap pembunuhan Khashoggi bulan lalu sebagai kejahatan dan kesalahan besar.

TAGS : Jamal Khashoggi Arab Saudi Amnesty International




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :