Selasa, 03/08/2021 12:01 WIB

Dituduh Ikut Campur Pemilihan AS, China: Menggelikan

Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, mengatakan Beijing keberatan dengan tuduhan Pence yang tidak berdasar.

Wakil Presiden AS Mike Pence (Foto: Reuters)

Beijing - Pemerintah China menyebut tudingan Amerika Serikat (AS) konyol dan tak berdasar. Itu disampaikan penyusul pernyataan Mike Pence yang menyebut Tirai Bambu terlibat dalam pemilihan kongres AS 6 November 2018.

Pada Kamis (4/10), Pence mengatakan Beijing ikut campur dalam pemungutan suara untuk melawan kebijakan perdagangan yang keras terhadap China.

"Sederhananya, China menginginkan presiden Amerika yang berbeda," ungkap Pence, dilansir Al Jazeera, Jumat (5/10).

Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, mengatakan Beijing keberatan dengan tuduhan Pence yang tidak berdasar. Ia mendesak Gedung Putih untuk menghentikan hubungan yang menyakitkan antara kedua negara adidaya itu.

"Ini bukan apa-apa selain berbicara tentang bukti desas-desus, membingungkan benar dan salah dan menciptakan sesuatu dari udara tipis," kata Hua dalam pernyataan yang tegas.

Ia mengatakan, China menyukai perdamaian dunia tanpa tertarik ikut campur dalam pemilihan AS.

"Sangat menggelikan, pihak AS mencela hubungan normla dan kerjasama dengan China, dengan alasan China mencampuri urusan internal dan pemilihannya," kata Chunying.

"Masyarakat internasional sudah mengetahui dengan sangat baik siapa yang sering melanggar kedaulatan orang lain, mencampuri urusan internal orang lain dan mengesampingkan kepentingan orang lain," tambahnya.

Hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia itu merenggang, setelah Trump mengenakan tarif USD250 juta untuk produk China. Pasangan Melania itu mengatakan, Beijing memaksa perusahaan-perusahaan AS untuk menyerahkan pengetahuan teknologi.

Tak ingin dirugikan sendiri, China lalu menanggapi dengan tarif USD60 juta untuk produk-produk Amerika. (Al Jazeera)

TAGS : China Amerika Serikat Mike Pence




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :