Minggu, 13/06/2021 18:19 WIB

Trump Kutuk Tindakan Rasis Negara Sendiri

Bentrokan di reli mengakibatkan setidaknya 30 cedera dan kematian Heather Heyer, setelah kendaraan yang dikendarai oleh James Alex Fields Jr. menabrak sekelompok pengunjuk rasa yang kontra.

donald trump

Jakarta - Presiden Donald Trump mengkritik rasisme dalam sebuah tweet yang mengakui peringatan dari sebuah unjuk rasa nasionalis putih di Charlottesville, yang berubah mematikan tahun lalu, lantaran rasisme yang memicu perpecahan.

"Kerusuhan di Charlottesville setahun yang lalu mengakibatkan kematian dan perpecahan yang tidak masuk akal. Kita harus bersatu sebagai sebuah bangsa. Aku mengutuk semua jenis rasisme dan tindakan kekerasan. Damai bagi Semua orang Amerika!" twitt Trump.

Tweet Presiden itu muncul menjelang acara yang direncanakan untuk menandai peringatan satu tahun 12 Agustus dari demonstrasi yang mematikan, sebuah peristiwa di mana para demonstran berkumpul, beberapa menentang penculikan patung Konfederasi, yang lainnya untuk mendukung supremasi kulit putih.

Bentrokan di reli mengakibatkan setidaknya 30 cedera dan kematian Heather Heyer, setelah kendaraan yang dikendarai oleh James Alex Fields Jr. menabrak sekelompok pengunjuk rasa yang kontra.

Fields didakwa dengan tuduhan 29 tuntutan. Dua polisi Polisi Negara Bagian Virginia juga meninggal akhir pekan itu ketika helikopter mereka, yang membantu keselamatan umum, jatuh saat unjuk rasa.

Tweet Trump pada Sabtu menghadapi kritik di media sosial setelah klaimnya tahun lalu bahwa kedua pihak bertanggung jawab atas kekerasan itu.

"Anda memiliki beberapa orang jahat dalam kelompok itu, tetapi Anda juga memiliki orang-orang yang sangat baik, di kedua sisi," kata Trump.

Nasionalis kulit putih kembali berencana untuk berunjuk rasa pada Minggu, tahun ini di Lafayette Park, tepat di seberang Gedung Putih, di mana protes kontra besar juga dijadwalkan.

Awal pekan ini, Gubernur Virginia Ralph Northam dan kota Charlottesville keduanya menyatakan keadaan darurat untuk peristiwa di dalam dan sekitar Charlottesville dan Washington, DC.

Polisi di Charlottesville, Sabtu menangkap tiga orang di dalam dan di dekat area keamanan di pusat kota, di antaranya seorang pria berusia 28 tahun karena masuk tanpa izin dua kali, seorang pria berusia 64 tahun karena memiliki alat cukur, barang terlarang selama acara reli, dan pria 53 tahun karena mabuk di depan umum.

Anggota Kongres Tom Garrett, R.-Va., pada Sabtu mengatakan Rusia harus disalahkan atas beberapa kebencian yang dimuntahkan dari reli tahun lalu.

Garrett mengatakan dia diberitahu selama briefing dengan direktur FBI bahwa campur tangan Rusia memainkan peran dalam mengobarkan api dari apa yang terjadi di Charlottesville."

"Saya duduk dalam briefing sesi tertutup mungkin dua bulan lalu tentang Charlottesville dengan direktur FBI, di antara yang lain, dan bertanya apakah campur tangan Rusia harus dilakukan dengan mengobarkan api dari apa yang terjadi di Charlottesville. Saya diberitahu ya, itu dilakukan, " ujar Garrett.

TAGS : AS Trump Amerika Rasisme




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :