Selasa, 01/07/2025 12:08 WIB

BCA Luncurkan Seragam Motif Tenun Ikat

Tak sekadar seragam, tenun ikat diharapkan bisa menjadi sarana promosi kain Indonesia.

Tak sekadar seragam, tenun ikat diharapkan bisa menjadi sarana promosi kain Indonesia (Foto: Ecka Pramita)

Jakarta - Tenun ikat sebagai salah satu kekayaan industri kreatif Indonesia kini mulai dikembangkan secara massal dan tersebar di berbagai daerah seperti Toraja, Sintang, Jepara, Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores, Timor, dan lain sebagainya.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan ikat tenun merupakan salah satu khas wastra nusantara yang tak hanya menjadi sarana promosi.

"Kita harapkan tenun ikat bisa diakui menjadi karya putra Indonesia Anak muda menjadi salah satu influencer untuk promosi produk Indonesia. Perusahaan lain bisa terinspirasi dan dunia internasional pun mengakui," ucap Jahja.

Mengapa memilih tenun ikat? Dikatakan Direktur BCA Lianawaty Suwono jika BCA ialah perusahaan lokal domestik bank yang ingin menguatkan identitas sebagai bagian dari Indonesia.

"Dengan melihat identitas Indonesia, apa yang bisa dilakukan untuk menunjukkan identitas nusantara. Dan yg paling kasat mata adalah seragam," ucapnya.

Motif seragam yang dipilih mewakili karakter BCA yakni gambar cengkeh berwarna paduan biru dan kuning yang saling mengikat, khusus didesain oleh desainer tenun ikat Indonesia Didiet Maulana. Dibutuhkan kain 45 ribu meter dengan total 27 ribu karyawan yang mengenakannya.

Tak sia-sia menantikan proses pembuatan tenun sampai jadi karena hasilnya sesuai ekspektasi yakni mewakili karakter corporate culture dan identity.  "Kita beruntung mas didiet cukup mengakomodir pilihan dan apa maunya kami," ucap Lianawaty.

KEYWORD :

BCA Seragam Tenun Ikat Indonsia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :