Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendukung sikap sejumlah akademisi yang mengajukan gugatan presidential threshold (PT) atau ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Kata Fahri, jika PT 20 persen diterapkan pada Pilpres 2019 mendatang, maka sejumlah kemungkinan akan muncul. Diantaranya, menghadapi kotak kosong, hingga menonton calon presiden (Capres) yang didesain oleh para cukong."Masa mau pilih pemimpin dibatasi 20 persen treshold. Mau cari yang bagus harus didukung konglomerat dan berkuasa. Akhirnya kemungkinan kita akan menonton calon yang di disain oleh penguasa dan para cukong," kata Fahri, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (22/6).Semestinya, kata Fahri, rakyat disuguhi banyak kandidat Capres pada Pilpres 2019. Sehingga, rakyat akan mendapat banyak pilihan calon pemimpin yang berkualitas.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pilpres 2019 presidential threshold Fahri Hamzah





















