Rabu, 01/12/2021 04:28 WIB

Netanyahu: Fokus Israel Sekarang Mengusir Pasukan Iran dari Suriah

Netanyahu juga menyebut, Teheran memiliki senjata nuklir yang menjadi ancaman terbesar bagi dunia.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Presiden Perancis Emmanuel Macron

Jakarta -  Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Presiden Perancis, Emmanuel Macron berpegang teguh pada pandangan mereka yang menentang Iran dan kesepakatan 2015 yang menghentikan program nuklirnya.

Berbicara kepada wartawan di Paris setelah bertemu dengan pemimpin Perancis di Istana Elysee, Netanyahu mengatakan fokus utamanya sekarang adalah bagaimana mendorong pasukan Iran keluar dari Suriah.

Netanyahu juga menyebut, Teheran memiliki senjata nuklir yang menjadi ancaman terbesar bagi dunia.

"Arsip nuklir yang kami temukan baru-baru ini membuktikan bahwa Iran berbohong kepada dunia tentang program senjata nuklirnya. Dan saya percaya sekarang adalah waktu untuk menerapkan tekanan maksimum pada Iran, serta memastikan program nuklir mereka tak keman-mana," katanya pada Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu and French President Emmanuel Macron held a joint news conference Tuesday yet stuck to their opposing views on Iran and the 2015 deal that curbed its nuclear program. ">konferensi pers bersama, Selasa (5/6) waktu setempat.

Di lain bagian, Macron mengatakan Perancis akan terus bekerja dengan kesepakatan yang ada, yang dianggap sebagai cara terbaik untuk mengendalikan aktivitas nuklir Iran. Ia belum yakin apakah dengan keluar dari kesepakatan nuklir akan membantu meningkatkan stabilitas regional.

Bagaimana mungkin seseorang berpikir bahwa tidak adanya kontrol dan komitmen sepenuhnya lebih baik daripada keluar dari kesepakatan nuklir 2015?" Tanyanya.

Netanyahu adalah penentang keras kesepakatan itu, dan menyambut keputusan administrasi Trump bulan lalu untuk menarik diri dari kesepakatan itu. Sementara, Jerman, Inggris, Perancis, Rusia dan China, yang juga menandatangani perjanjian nuklir Iran bersama dengan Amerika Serikat, tetap komitmen pada perjanjian itu.

Iran menginformasikan pengawas nuklir PBB pada Selasa bahwa ia akan meningkatkan kapasitas pengayaan nuklirnya dalam batas yang ditetapkan oleh perjanjian 2015.

Netanyahu memulai perjalanan ke Eropa di Berlin pada Senin. Setelah kunjungan Perancis, ia akan bertandang menuju ke Inggris untuk bertemu dengan Perdana Menteri Theresa May, dalam upaya mengumpulkan dukungan dari sekutu melawan Iran. (Al Arabiya)

TAGS : Iran Perancis kesepakatan nuklir Israel




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :