Sabtu, 25/09/2021 22:20 WIB

Tujuh Negara Bagian AS Tuntut Akhiri Program Anak Imigran

Kaukus Legislatif Meksiko Amerika mengutuk gugatan itu sebagai penyalahgunaan uang pembayar pajak.

Ilustrasi anak Imigran (foto: upi)

Jakarta - Sebuah koalisi tujuh negara bagian mengajukan gugatan terhadap pemerintah federal Selasa untuk mengakhiri Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA), program yang melindungi anak-anak imigran dari deportasi.

Jaksa Agung Texas Ken Paxton dan jaksa agung dari Alabama, Arkansas, Louisiana, Nebraska, Carolina Selatan dan West Virginia mengajukan gugatan yang mengatakan program era Obama, yang melindungi ratusan ribu anak-anak imigran gelap dari deportasi, adalah inkonstitusional.

"Tuntutan kami adalah tentang aturan hukum, bukan kebijaksanaan kebijakan imigrasi tertentu," kata Paxton dilansir UPI.

"Dibiarkan utuh, DACA menetapkan preseden berbahaya dengan memberi otoritas cabang eksekutif untuk mengabaikan undang-undang yang disahkan oleh Kongres dan mengubah undang-undang imigrasi negara kita agar sesuai dengan preferensi kebijakan presiden sendiri," lanjutnya.

Gugatan mendesak Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan Texas agar menyatakan DACA melanggar hukum dan menghentikan pemerintah federal dari mengeluarkan atau memperbarui izin DACA di masa depan. Namun mereka tidak meminta pemerintah federal menghapus penerima DACA atau membatalkan izin DACA yang dikeluarkan sebelumnya.

Pekan lalu Hakim John D. Bates dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia memerintahkan Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk melanjutkan menerima aplikasi DACA jika lembaga itu tidak dapat memberikan alasan hukum untuk mengakhiri program dalam waktu 90 hari.

Dua hakim federal lainnya, di New York dan California, sebelumnya memblokir upaya Presiden Donald Trump untuk mengakhiri DACA pada prinsip pemerintahannya tidak menawarkan alasan yang cukup hukum untuk membatalkan program tersebut.

Kaukus Legislatif Meksiko Amerika mengutuk gugatan itu sebagai penyalahgunaan uang pembayar pajak.

"Alih-alih membuang-buang dana pembayar pajak untuk memilih orang-orang Amerika ini tanpa status, jaksa agung harus bergabung dengan paduan suara bipartisan yang menyerukan Kongres untuk memperbaiki sistem imigrasi yang rusak yang menyangkal anak-anak ini tempat sah mereka di meja Amerika," tulis kaukus itu di Twitter.

Negara bagian Texas Senator Jose Menendez, seorang Demokrat, juga mengeluarkan pernyataan yang membela para penerima DACA.

"Telah diterima secara luas bahwa anak-anak yang tercakup dalam DACA yang dibawa ke negara ini karena anak-anak bukan karena kesalahan mereka sendiri telah melakukan dengan baik dalam pengaturan pendidikan kita, telah bekerja dengan baik di dunia kerja, telah melayani angkatan bersenjata negara kita," katanya.

TAGS : DACA Imigran Gelap Amerika




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :