Kamis, 02/12/2021 15:52 WIB

Pecandu Heroin di Amerika Serikat Meningkat

CDC mengatakan jumlah pasien rumah sakit yang masuk karena overdosis zat opioid naik sebanyak 30 persen

Ilustrasi Heroin

San Francisco – Satu laporan yang dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengabarkan,  jumlah pasien rumah sakit yang masuk karena overdosis zat opioid naik sebanyak 30 persen di 45 negara bagian Amerika Serikat (AS) pada periode waktu 2016-2017.

Zat opioid sendiri ditemukan dalam jenis narkoba seperti heroin, morfin, dan methadon. Penelitian itu, yang disusun antara Juli 2016 dan September 2017, mengungkapkan,  terdapat kenaikkan 70 persen dalam kasus overdosis opioid di sejumlah negara bagian seperti Ohio dan Illionois.

Kasus overdosis di kota-kota besar di 16 negara bagian, termasuk Philadelphia dan Chicago, naik 54 persen dalam jangka waktu itu. Data yang mengkhawatirkan itu menunjukkan krisis opioid di AS tidak menunjukkan tanda-tanda membaik. CDC mengatakan sebanyak 42.000 warga AS meninggal karena overdosis di sepanjang tahun 2016.

Direktur CDC Dr. Anne Schuchat mengatakan data yang mereka pelajari itu diperoleh dari informasi yang diberikan ruang gawat darurat. "Tingkat kematian  karena overdosis narkoba pada saat ini adalah tingkat tertinggi yang pernah tercatat di AS," kata Schuchat.

Presiden Donald Trump mengatakan akan mengatasi krisis itu. Oktober lalu, diumumkan bahwa kenaikkan dalam jumlah pecandu opioid menjadi keadaan darurat untuk kesehatan masyarakat.

Sejumlah pejabat dan anggota Kongres mengkritik pemerintahan Trump yang menurut mereka tidak mengambil aksi konkret untuk mengatasi masalah ini.

Pekan lalu, Trump memimpin pertemuan mengenai kecanduan opioid di AS. "Pemerintah akan menerapkan kebijakan yang pantas dalam waktu tiga minggu ke depan," kata Trump.

Dalam pertemuan itu, Trump mengatakan Gedung Putih bisa mengambil jalur hukum untuk menghukum produsen opioid. Dia juga mensinyalir persetujuan terhadap sikap Filipina yang menembak mati pengedar narkoba karena pengedar narkoba di AS.  "Membunuh ratusan orang dan kebanyakan dari mereka bahkan tidak dipenjara," kata Trump.

TAGS : Amerika Serikat heroin Pecandu Narkoba




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :