Senin, 27/09/2021 16:32 WIB

Jerat Ganjar Pranowo, KPK Cari Bukti Pendukung

Andi Narogong dalam persidangan sebelumnya juga tak membantah pernah mendatangi ruangan Mustoko Weni. Saat datang, Andi membawa bungkusan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mempertajam bukti soal dugaan aliran uang proyek e-KTP ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Politikus PDIP itu pun tak luput dari radar lembaga antikorupsi di kasus dugaan korupsi e-KTP.

Ketua KPK, Agus Rahardjo menegaskan, pihaknya terus berupaya mencari data pendukung lainnya mengenai hal tersebut. Agus mengakui sejumlah pihak telah mengungkapkan kepada penyidik mengenai dugaan aliran uang e-KTP ke politikus PDIP tersebut. Salah satunya, mantan anggota Komisi II, Miryam S Haryani. ‎Pelengkapan data pendukung itu terus diintensifkan untuk menguatkan bukti atau keterangan yang sudah ada.

"Kita kan sudah pernah mendengar yang sampaikan Miryani kalau ngga salah, tapi kita belum temukan data pendukung, untuk itu masih kita cari," ungkap Agus Rahardjo di kantornya, Jakarta, Jumat (9/2/2018).

Agus menyampaikan hal itu sekaligus mengkonfirmasi pernyataan terdakwa Setya Novanto dalam persidangan di Tipikor Jakarta. Dalam persidangan, Novanto mengaku mendapat laporan soal pemberian uang ke Ganjar Pranowo. Salah satu yang melaporkan adalah pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Kepada Novanto, Andi mengaku telah memberikan uang senilai USD500 ribu.

Menurut Agus, pihaknya menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dalam mengusut seseroang yang diduga terlibat maupun diuntungkan dari tindak pidana korupsi dan menjeratnya.‎ "Info mengenai itu berkali kali sudah disampaikan yah, jadi ada yang sampaikan kemudian," tutur Agus.

Dalam persidangan, saksi M Nazaruddin sebelumnya telah memastikan adanya aliran uang ke Ganjar. Bahkan, Nazaruddin mengaku melihat langsung pemberian uang dari Andi Narogong ke Ganjar di ruangan anggota DPR, Mustoko Weni.

Andi Narogong dalam persidangan sebelumnya juga tak membantah pernah mendatangi ruangan Mustoko Weni. Saat datang, Andi membawa bungkusan. Namun, Andi berdalih bungkusan yang dibawanya adalah kaos partai.‎

Ganjar sendiri dalam berbagai kesempatan telah membantah menerima uang. Dia juga membantah terlibat dalam sengkarut dugaan korupsi pada proyek senilai Rp 5,9 triliun itu.

TAGS : Setya Novanto Ganjar Pranowo e-KTP




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :