Senin, 04/03/2024 05:19 WIB

Konstruksi Laut Lepas Tingkatkan Populasi Ubur-Ubur

Ubur-ubur beracun membahayakan perenang, mengancam biota laut hingga merusak fasilitas pembangkit listrik.

Ubur-ubur (foto: Telegraph)

Jakarta – Sebuah penelitian mengungkapkan, konstruksi gas dan minyak di lepas pantai patut disalahkan atas meledaknya populasi ubur-ubur. Bukan saja mengancam kehidupan biota laut, semacam larva ikan dan plankton, ubur-ubur juga menimbulkan masalah bagi perenang, serta dapat mengganggu fasilitas pembangkit listrik.

Seperti yang terjadi di Laut Adriatik, kini jumlah ubur-ubur makin tak terkendali. Meski tidak berbahaya, jumlah hewan transparan itu semakin meningkat. Ubur-ubur pertama kali muncul di Lautan Adriatik pada 1834 silam, dan sepanjang 1950-1970, mereka muncul satu sampai dua kali per dekade. Memasuki 1980-an hingga 1990-an, jumlahnya bertambah 80 persen, sampai akhirnya sekarang muncul setiap tahun.

Ubur-ubur memiliki sejumlah tahap yang unik dalam hidup mereka, termasuk melewati fase ‘Polip’. Polip membutuhkan substrat untuk dijadikan inang dan membantu mereka berkembang biak. Dikutip dari Environmental Research, peningkatan jumlah kilang minyak sejak 1968 menyediakan polip-polip bagi ubur-ubur.

Faktor lainnya yang juga dipertimbangkan yakni penangkapan ikan besar-besaran, polusi serta perubahan iklim.

Martin Vodopivec dari Institut Biologi Nasional Slovenia pernah melakukan penelitian soal hubungan konstruksi laut lepas dengan peningkatan ubur-ubur di Laud Adriatik. Tim peneliti menggunakan komputer untuk mensimulasikan siklus hidup ubur-ubur dan pola penyebarannya selama lima tahun. Metode yang digunakan juga mencakup kuat lemahnya arus samudera serta posisi kilang gas dan minyak.

Hasilnya menunjukkan kilang gas dan minyak harus bertanggung jawab atas peningkatan populasi ubur-ubur. Keberadaan kilang membuat pemangsa ubur-ubur sulit mendekat, sehingga hewan itu tetap tumbuh subur dalam jangkauan jarak 1.000 kilometer.

“Kami yakin ini bisa menjadi perhatian besar di beberapa tempat, terutama pembangkit listrik tenaga angin di lepas pantai,” kata Vodopivec.

 

KEYWORD :

Ubur-ubur fauna gas dan minyak unik




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :