Sabtu, 13/07/2024 10:07 WIB

Teknologi Masa Depan Lebih Mengerikan Senjata Nuklir

Rekayasa genetika memberikan peluang besar, termasuk di bidang farmakologi, tapi juga mejadi momok yang menakutkan.

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Mikhail Metzel/TASS )

Sochi - Berbicara di depan peserta Festival Pemuda dan Siswa Sedunia di Sochi, Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan teknologi masa depan lebih mengerikan daripada senjata nuklir.

Menurut Putin, pemrograman genetika manusia menurut karakteristik spesifik dapat membuktikan bahaya bagi kemanusiaan. Dalam pandangannya, rekayasa genetika memberikan peluang besar, termasuk di bidang farmakologi, tapi juga mejadi momok yang menakutkan.

"Anda bisa membayangkan ke depan, ada seseorang yang mampu menciptakan manusia dengan karakteristik yang spesifik. Misalnya, menjadi matematikawan yang brilian, atau pemusik yang brilian, tapi juga bisa menjadi seorang tentara yang mampu berperang tanpa rasa takut, tanpa belas kasihan, tanpa menyesal, atau bahkan sakit," kata Putin di Sochi pada Sabtu (21/10)

"Anda tahu, semua itu tidak mustahil, dan kemungkinan besar, dalam waktu dekat, dalam periode perkembangan dan eksistensi yang sangat sulit, sebuah periode yang menuntut tanggung jawab besar. Dan yang baru saja saya jelaskan lebih buruk daripada bom nuklir," Putin menambahkan.

Karena itu, Putin menekankan, agar teknologi baru  digunakan secara efektif dan diterapkan secara luas. Dan yang terpenting manusia tidak boleh melupakan moralitas dan etikanya, sebab mengabaikannya bisa berujung pada kehancuran umat manusia

"Setiap kali kita melakukan sesuatu, apapun itu, kita tidak boleh melupakan pondasi etis dan moral pekerjaan kita. Segala sesuatu yang kita lakukan harus mendapatkan keuntungan, bukan untuk menghancurkannya,"  jelasnya.

Festival Pemuda dan Pemuda Dunia ke 19 dimulai di Sochi minggu lalu, dan berlangsung hingga Minggu, mengumpulkan orang-orang muda dari seluruh dunia. Lebih dari 25.000 orang dari lebih 180 negara hadir. Festival yang diselenggarakan secara teratur sejak 1947, menyatukan kaum muda untuk mendukung demokrasi dan melawan imperialisme dan perang.

KEYWORD :

Rusia Teknologi Rekayasa genetik Senjata nuklir




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :