Sabtu, 30/08/2025 07:18 WIB

Oesman Sapta Minta Rakyat Waspadai Penjajahan Modern

Intervensi asing itu menurut Oso dilakukan untuk merebut kekayaan alam.

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta

Jakarta - "Kita mensosialisasikan Empat Pilar karena ada ancaman intervensi asing pada bangsa Indonesia," demikian pernyataan Wakil Ketua MPR Oesman Sapta di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Ibnu Khaldun, Kota Bogor, Jawa Barat, (11/10).

Intervensi asing itu menurut Oso dilakukan untuk merebut kekayaan alam. "Mereka melakukan intervensi dengan tak bermartabat," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, bangsa asing mempengaruhi pejabat di Indonesia dengan tujuan ingin melakukan penjajahan modern. "Intervensi dilakukan agar kita menjual kekayaan alam pada bangsa lain," paparnya.

Oesman Sapta mencontohkan penjajahan modern itu adalah, ada tekanan mengekspor bahan mentah ke luar negeri, selanjutnya bahan mentah itu diolah menjadi bahan jadi dan bahan jadi itu dijual kembali ke Indonesia dengan harga berlipat.

Hal demikian, menurut Oesman Sapta, tak akan lagi dilakukan oleh pemerintah saat ini. "Pemerintah sekarang ingin memproduksi sendiri, sisanya baru dijual ke asing," ungkapnya. Pemerintah pun sekarang membangun infrastruktur di berbagai daerah.

Intervensi dari luar juga dilakukan asing lewat narkoba. Intervensi yang menyasar anak-anak muda ini bertujuan agar penerus bangsa menjadi bodoh dan tak berguna.

Dalam kesempatan tersebut, Oesman Sapta mengingatkan kepada mahasiswa akan bahaya perkembangan teknologi yang bisa mengganggu moral. "Untung kita punya empat pilar, empat pilar sebagai pelindung bangsa," ujarnya.

KEYWORD :

Warta MPR




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :