Rabu, 29/05/2024 15:22 WIB

Setnov, Keberingasan dalam Politik

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) dinilai sedang menunjukkan keberingasan dalam politik.

Ketum Golkar, Setya Novanto

Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) dinilai sedang menunjukkan keberingasan dalam politik. Sebab, Setnov sedang melakukan manuver politik terkait kasus korupsi e-KTP yang sedang membelitnya.

Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD mengatakan, salah satu keberingasan Ketua DPR itu adalah soal pemecatan Ahmad Doli Kurnia sebagai kader Partai Golkar. Pemecatan Doli karena mengkritisi Setnov sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.

"Itu termasuk keberingasan dalam politik. Artinya dari sudut politik tindakan itu ingin melindungi seseorang dengan menyingkirkan orang-orang yang kritis," kata Mahfud, kepada wartawan, Jakarta, Kamis (14/9).

Kata Mahfud, partai berlambang pohon beringin itu kerap bertindak otoriter jika tidak sejalan dalam pilihan politik di internal partai. Ia mencontohkan, saat pencalonan Jusuf Kalla pada Pilpres 2014 yang lalu. Dimana, saat itu juga terjadi pemecatan sejumlah kader yang tidak sejalan.

"Lalu pencalonan Jokowi terjadi pecat memecat juga. Sekarang kasus angket ada pecat memecat juga. Jadi biasanya, orang yang suka begitu akan jadi korban juga akhirnya. Itu caranya bagaimana kita melihat tentang kearifan. Ada invisible hand atau kekuatan Tuhan dibalik segalanya," tegasnya.

KEYWORD :

Setya Novanto Tersangka Golkar Kasus e-KTP




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :