Kamis, 20/06/2024 19:42 WIB

Pembantaian Muslim Rohingya, Jokowi Harus Kecam Myanmar

Pemerintahan Presiden Jokowi diminta untuk segera melayangkan kecaman keras terhadap Myanmar terkait pembantaian warga Muslim Rohingya oleh militer Myanmar.

Keluarga muslim Rohingya mencoba kabur ke Bangladesh (Foto: Investing)

Jakarta - Pemerintahan Presiden Jokowi diminta untuk segera melayangkan kecaman keras terhadap Myanmar terkait pembantaian warga Muslim Rohingya oleh militer Myanmar.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy mengatakan, Presiden Jokowi atau Menteri Luar Negeri Indonesia atas harus mengeluarkan kecaman keras yang langsung mengarah ke pemerintahan Myanmar.

"Karena membiarkan terjadinya pembunuhan massal yang berbau SARA baik langsung maupun tidak langsung. Tidak langsung genoside dilakukan oleh organisasi maupun perseorangan di Myanmar, sedang secara langsung dilakukan oleh kekuatan militer Myanmar," kata Lukman, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Minggu (3/9).

Selain itu, lanjut Lukman, atas nama kejahatan kemanusiaan, presiden harus segera  menggalang simpati Internasional, tingkat ASEAN, OKI (negara Islam), ASIA AFRIKA dan dunia dengan menyiapkan usulan draft yang komprehensif berkenaan dengan sanksi terhadap rezim pelanggar kejahatan kemanusiaan.

"Tuduhan sampai kepada rezim pelanggar kejahatan kemanusiaan tentu harus diawali dengan sebuah tim independen di bawah PBB melakukan investigasi langsung dan penyelidikan ke Myanmar," tegasnya.

KEYWORD :

PKB Pembantaian Rohingya Myanmar Presiden Jokowi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :