Jum'at, 06/02/2026 09:33 WIB

INFO KETENAGAKERJAAN

Indonesia Kembali Terpilih Sebagai Badan Pimpinan ILO





Dengan menjadi badan pimpinan ILO, Indonesia dapat mendorong agar program-program ILO sejalan dengan kepentingan nasional.

Suasana pemilihan anggota governing body ILO pada konferensi ILO di Jenewa, Swiss.

JENEWA - Indonesia kembali terpilih sebagai badan pimpinan (governing body) ILO (International Labour International) dengan posisi Deputy Member untuk periode tahun 2017-2020. Dalam pemilihan yang berlangsung pada konferensi ke-106 ILO di Jenewa, Swiss. Sebelumnya, periode 2014-2017 Indonesia menduduki posisi yang sama.

“Kembali terpilihnya Indonesia sebagai governing body, bukti pengakuan internasional atas peran dan kontribusi aktif Indonesia dalam upaya pencapaian kerja layak baik di tingkat nasional, regional, maupun global,” demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri usai pelaksanaan pemilihan pada Senin petang waktu setempat, 12 Juni 2017.

Dengan menjadi badan pimpinan ILO, Indonesia dapat mendorong agar program-program ILO sejalan dengan kepentingan nasional. Selain itu, Indonesia juga dapat menjembatani kepentingan negara-negara lain yang tidak menjadi anggota governing body. Itulah sebabnya semua anggota ILO berkompetisi menjadi anggota governing body.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Swiss, dan Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Hasan Kleib, sebagai anggota governing body, Indonesia berkesempatan untuk mendorong isu-isu ketenagakerjaan yang menjadi kepentingan nasional dan negara-negara di kawasan.

"Governing body ILO merupakan badan eksekutif ILO yang memiliki tugas untuk memutuskan kebijakan, anggaran dan program-program ILO. Badan ini juga memiliki tugas untuk memilih Dirjen ILO dan menentukan agenda pertemuan ILC," terangnya

Keanggotaan governing body terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha dan pekerja. Anggota  unsur pemerintah terdiri 56 negara yang meliputi Regular Member dan Deputy Member berdasarkan keterwakilan kawasan. Mewakili kawasan Asia-Pasifik, khususnya sub-kawasan Asia Tenggara, Indonesia, bersama dengan Brunei Darussalam dan Myanmar, terpilih sebagai Deputy Member, sementara Thailand sebagai Regular Member.

KEYWORD :

Info Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri Menaker




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :