Minggu, 13/06/2021 08:34 WIB

Kasus Suap Charles Jones Mesang Segera Disidang

Diduga Charles menerima uang dari mantan Dirjen P2KTrans Kemenakertrans, Jamaluddien Malik.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah (Foto: Rangga Tranggana/Jurnas.com)

Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan proses penyidikan tersangka kasus dugaan korupsi terkait pembahasan anggaran untuk dana optimalisasi Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KTrans) pada Kementerian Tenaga Kerja dan Tramigrasi (Kemenakertrans) tahun 2014, Charles Jones Mesang. Anggota DPR fraksi Golkar itu segera menjalani persidangan.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, telah melakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka Charles ke penuntutan atau tahap dua. "Penyidik melimpahkan barang bukti dan tersangka CJM ke Penuntutan (tahap 2) dalam kasus Tpk Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi," ujarnya, kemarin di Jakarta.

Pasca pelimpahan tahap dua ini, jaksa penuntut umum pada KPK memiliki waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan. Tak lama lagi, Charles akan duduk di kursi pesakaitan pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjalani persidangan. "Rencana sidang di Jakarta," kata Febri.

Charles sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima hadiah atau janji terkait pembahasan anggaran untuk dana optimalisasi Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KTrans) pada Kementerian Tenaga Kerja dan Tramigrasi (Kemenakertrans) tahun 2014. Charles selaku anggota Komisi IX DPR sekaligus Badan Anggaran pada periode 2009-2014 diduga menerima hadiah sebesar Rp 9,75 miliar atau 6,5 persen dari total anggaran optimalisasi.

Diduga Charles menerima uang dari mantan Dirjen P2KTrans Kemenakertrans, Jamaluddien Malik. Atas perbuatannya, Charles disangkakan dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagamana diubah UU 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

TAGS : Suap Transmigrasi Politisi Golkar KPK




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :