Ilustrasi - ini bacaan doa agar rumah dipenuhi dengan ketenangan dan keberkahan (Foto: Pexels/Pavel Danilyuk)
Jakarta, Jurnas.com - Rumah bukan sekadar bangunan fisik tempat berteduh dari terik matahari dan hujan.
Bagi seorang muslim, rumah adalah madrasah pertama, tempat bernaung keluarga, serta tempat di mana ibadah dan kasih sayang dipupuk.
Menjadikan rumah sebagai tempat yang tenang (sakinah) dan penuh berkah adalah impian setiap keluarga.
Namun, tidak jarang dinamika kehidupan, kepenatan kerja, hingga gangguan eksternal membawa aura ketegangan di dalam rumah.
Untuk menangkal hal tersebut, Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa menghidupkan rumah dengan zikir dan doa.
Doa ini diambil dari Al-Qur`an, yaitu surah Al-Mu`minun. Doa yang awalnya dipanjatkan oleh Nabi Nuh AS ini sangat baik dibaca saat kita memasuki rumah, menempati rumah baru, atau dibaca rutin agar tempat tinggal kita selalu dinaungi berkah Allah SWT.
رَّبِّ أَنزِلْنِي مُنزَلًا مُّبَارَكًا وَأَنتَ خَيْرُ الْمُنزِلِينَ
Rabbi anzilnii munzalan mubaarakan wa anta khairul munziliin.
Artinya: "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat." (QS. Al-Mu`minun: 29)
Ketenangan sebuah rumah bersumber dari keharmonisan orang-orang di dalamnya. Doa yang termaktub dalam surah Al-Furqan ini adalah doa sapu jagat untuk memohon pasangan dan keturunan yang menyejukkan hati.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a`yun, waj`alnaa lil muttaqiina imaamaa.
Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furqan: 74)
Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk membaca doa setiap kali melangkah masuk ke dalam rumah. Hal ini bertujuan agar rumah terhindar dari energi negatif dan tidak menjadi sarang setan yang suka memicu pertengkaran.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلَجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِاسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِاسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا
Allahumma inni as-aluka khairal mawlaji wa khairal makhraji, bismillahi walajnaa wa bismillahi kharajnaa, wa `alallahi rabbinaa tawakkalnaa.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan seburuk-buruk tempat masuk dan kebaikan seburuk-buruk tempat keluar. Dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar, dan kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakal." (HR. Abu Dawud)
Untuk menjaga ketenangan, kita juga perlu memohon perlindungan dari gangguan kejahatan makhluk hidup, sihir, maupun bencana alam. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang membaca doa ini, tidak akan ada sesuatu pun yang membahayakannya.
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillahilladzii laa yadhurru ma`asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa-i wa huwas samii`ul `aliim.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi dan di langit yang dapat membahayakan, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (HR. Abu Dawud & Tirmidzi)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Bacaan Doa Rumah Tenang dan Damai Rasulullah SAW





















