Kamis, 09/04/2026 17:52 WIB

Menko PM: Pendidikan Pemutus Rantai Kemiskinan Paling Utama





Menko PM Muhaimin menilai, tanpa intervensi di sektor pendidikan, kesenjangan sosial akan terus berulang dari satu generasi ke generasi berikutnya

Menko PM A. Muhaimin Iskandar menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka (UT) yang digelar di Sentu, Bogor, Kamis, 9 April 2026 (Foto: Ist/Kemenko PM)

Bogor, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa pendidikan menjadi kunci paling fundamental dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia.

Pernyataan ini Menko PM Muhaimin sampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka (UT) sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemenko PM dengan Ikatan Alumni UT di Sentul, Bogor, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, berbagai program ekonomi tidak akan berdampak maksimal tanpa didukung kualitas sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, akses pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam strategi pemberdayaan masyarakat.

“Pendidikan adalah pemutus mata rantai kemiskinan yang paling utama,” kata Menko PM Muhaimin.

Ia menilai, tanpa intervensi di sektor pendidikan, kesenjangan sosial akan terus berulang dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti peran UT sebagai contoh nyata kehadiran negara dalam membuka akses pendidikan yang luas dan terjangkau. Model pendidikan terbuka dinilai mampu menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang bekerja.

“Kalau Universitas Terbuka hadir, berarti negara hadir,” ujarnya.

Ia bahkan mengaku kerap menemui pekerja informal seperti buruh hingga tukang bangunan yang tetap menempuh pendidikan melalui sistem tersebut.

Dalam konteks itu, Menko PM Muhaimin menekankan bahwa pemberdayaan tidak cukup hanya berbasis bantuan ekonomi. Menurutnya, peningkatan kapasitas manusia melalui pendidikan jauh lebih menentukan dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif.

Ia pun mengajak seluruh alumni UT untuk mengambil peran dalam memperluas dampak pendidikan di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, ia optimistis pendidikan dapat menjadi fondasi utama dalam mempercepat transformasi dan menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

KEYWORD :

Menko PM A. Muhaimin Iskandar Akses Pendidikan Rantai Kemiskinan Universitas Terbuka




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :