Kamis, 09/04/2026 17:29 WIB

Kemenko PM-Alumni UT Teken MoU Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat





Menko PM Muhaimin pun menilai penandatanganan MoU ini sebagai langkah strategis mendorong kolaborasi lintas sektor demi mempercepat transformasi sosial-ekonomi

Penandatangaan nota kesepemahaman (MoU) tentang pemberdayaan masyarakat antara Kemenko PM dan Ikatan Alumni UT (Foto: Ist)

Bogor, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar menyaksikan penandatangaan nota kesepemahaman (MoU) tentang pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Kemenko PM dan Ikatan Alumni Universitas Terbuka (UT).

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di Gedung Syariah Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Kamis (9/4/2026). Menko PM Muhaimin pun menilai penandatanganan MoU ini sebagai langkah strategis mendorong kolaborasi lintas sektor demi mempercepat transformasi pemberdayaan masyarakat.

"Terima kasih atas MoU yang ditandatangani Pak Deputi III (Kemenko PM) dan Pak Ketum IKA UT yang ini akan bermaka, melibatkan semua alumni menjadi bagaian dari program transformasi pemberdayaan masyarakat," kata Menko Muhaimin seusai penandatanganan.

"Semua yang kita lakukan dalam pemberdayaan ini tentu saja sebagai wujud dari upaya kita mengakhiri problem kemiskinan. Sehingga kita menciptakan manusia yang produktif, membangun lapangan kerja, serta yang paling penting adalah penciptaan peluang usaha bagi seluruh rakyat kita," ujar Menko PM Muhaimin lagi.

Menurutnya, itulah paradigma baru yang dibangun oleh Presiden Prabowo Subianto, paradigma di mana setiap rupiah yang dikeluarkan oleh negara harus memiliki dan mengintegrasikan fungsi pemberdayaan di dalam menjaga keberlangsungan semua pembangunan nasional.

"Oleh karena itu kolaborasi harus terus kita lakukan. Kemiskinan harus kita akhiri. Tahun ini kemiskinan ekstrim yang masih hampir 3 juta harus sampai di 0 persen. Kemiskinan relatif yang terus kita kerjakan di 2029 tidak boleh lebih dari 5 persen. Maksimal 5 persen," katanya.

Menko PM Muhaimin juga menyampaikan bahwa pendekatan penanggulangan kemiskinan akan terus diperbaiki dengan berbagai pola dan strategi yang terintegrasi, kolaboratif. 

"Dan saya mengajak IKA Alumni beserta seluruh alumni-nya untuk benar-benar menjadi bagian kolaborasi produktif untuk menghasilkan Indonesia yang maju dan sejahtera," ujarnnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti besarnya potensi alumni UT yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, bahkan hingga mancanegara. Menurutnya, kekuatan jejaring alumni ini belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai motor penggerak pembangunan berbasis masyarakat.

Di sisi lain, Menko PM menilai bahwa kekuatan sumber daya manusia masih perlu ditingkatkan agar lebih berdaya dan produktif. Ia menekankan pentingnya akses terhadap pendidikan, teknologi, permodalan, serta perlindungan sosial dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif.

Dalam konteks tersebut, pendidikan disebut sebagai kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan. Ia bahkan menegaskan bahwa kehadiran Universitas Terbuka menjadi representasi nyata negara dalam menyediakan akses pendidikan yang luas dan terjangkau.

Sejalan dengan itu, MoU ini diharapkan mampu mengintegrasikan peran alumni dalam program pemberdayaan masyarakat secara lebih sistematis. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, dinilai sebagai modal sosial penting untuk memperkuat dampak program di lapangan.

"Jadi kalau 2 juta 300 alumni-nya berbagai profesi, berbagai latar belakang itu saya yakin ini potensi yang harus digerakkan secara serius dan MOU ini harus di-follow-up-in dengan sungguh-sungguh untuk menjadi bagian integral bagi pemberdayaan masyarakat kita," kata Muhaimin.

Muhaimin pun mengajak seluruh alumni untuk terlibat aktif dalam mendorong penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha baru. Ia menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat harus menjadi bagian inti dari setiap kebijakan pembangunan demi mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera.

"Oleh karena itu, mari kita teruskan penguatan riset dan kajian pemberdayaan masyarakat bagi upaya kita mendukung kebijakan transformasi bangsa. Mari kita dukung terus pendidikan yang murah dan memadai. Kita juga akan terus berupaya melahirkan interpreneur-interpreneur baru dan kerja di ekonomi UMKM sehingga mendapatkan bagian dari kemajuan bangsa kita. Terima kasih atas semua kerjasama ini," kata Muhaimin. 

 
KEYWORD :

Kemenko PM Alumni UT Pemberdayaan Masyarakat Menko PM A. Muhaimin Iskandar




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :