Rabu, 08/04/2026 18:56 WIB

Legislator PAN Soroti Ketidaksesuaian Rating Gim, Minta Evaluasi IGRS





Kalau klasifikasinya tidak akurat, justru bisa menyesatkan pengguna. Ini yang harus menjadi perhatian serius.

Anggota Komisi I DPR Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi. (Foto: Parlementaria)

 

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, menyoroti polemik implementasi Indonesia Game Rating System (IGRS) yang belakangan menjadi perbincangan publik. Sorotan tersebut terutama terkait ketidaksesuaian klasifikasi usia pada sejumlah gim di platform digital seperti Steam.

Menurut dia, pada dasarnya penerapan sistem rating gim merupakan langkah positif. Sistem tersebut dinilai penting sebagai panduan bagi masyarakat, khususnya orang tua, dalam mengawasi akses anak terhadap konten digital.

Namun, ia mengingatkan bahwa pelaksanaan di lapangan masih perlu pembenahan. Ketidaktepatan dalam pemberian klasifikasi usia dinilai justru menimbulkan kebingungan di masyarakat, bahkan memicu keresahan di kalangan komunitas gim.

“Kalau klasifikasinya tidak akurat, justru bisa menyesatkan pengguna. Ini yang harus menjadi perhatian serius,” kata Okta dalam keterangannya, Rabu (8/4).

Politikus PAN itu menegaskan, persoalan tersebut perlu segera dievaluasi secara menyeluruh oleh para pemangku kepentingan. Ia menilai sistem yang bertujuan melindungi pengguna tidak boleh justru menimbulkan polemik baru.

Selain itu, Okta mendorong agar pemerintah melibatkan komunitas gim dalam proses penyempurnaan IGRS. Menurutnya, pelaku industri dan pengguna memiliki pemahaman yang lebih dekat dengan perkembangan ekosistem gim.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan besarnya potensi industri gim nasional, terutama di kalangan generasi muda. Karena itu, regulasi yang diterapkan harus mampu menjaga keseimbangan antara perlindungan pengguna dan pertumbuhan industri.

“Regulasi harus adaptif, tetapi tetap memberikan batasan usia yang jelas. Jangan sampai justru menghambat perkembangan industri,” ujarnya.

Okta menegaskan, keberadaan IGRS tetap penting selama dijalankan secara akurat, transparan, dan melibatkan berbagai pihak. Dengan demikian, sistem tersebut diharapkan benar-benar menjadi panduan yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi I Okta Kumala Dewi polemik IGRS Politikus PAN rating gim




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :