Penyelundupan narkoba di bawah tumpukan kol (Foto: AFP)
Bangkok, Jurnas.com - Polisi Thailand menyita 1,6 ton narkoba jenis ketamin dan metamfetamin kristal, yang disembunyikan di balik tumpukan kardus kol. Pengemudinya ditangkap atas tuduhan perdagangan narkoba.
Pria berkewarganegaraan Thailand berusia 39 tahun itu ditangkap pada akhir pekan, ketika dia menghentikan truknya di sebuah SPBU di provinsi Ayutthaya tengah, menurut keterangan polisi.
Pihak berwenang lalu menemukan 900 kilogram ketamin dan 700 kilogram metamfetamin kristal dalam paket yang disembunyikan di bawah karung sayuran berdaun hijau tersebut.
Pengemudi mengaku bahwa dia disewa untuk mengangkut narkoba tersebut dengan imbalan 100.000 baht. Dan tuduhan perdagangan narkoba tersebut terancam hukuman maksimal 15 tahun hingga penjara seumur hidup.
Polisi menduga narkoba tersebut diselundupkan dari negara tetangga, tanpa menyebutkan negara secara spesifik, sebagaimana dikutip dari AFP pada Selasa (7/4).
Thailand merupakan pusat utama perdagangan narkoba ilegal di Asia Tenggara, dan penggerebekan serta penyitaan narkotika keras seperti heroin dan metamfetamin oleh polisi adalah hal yang biasa.
Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) mengatakan rekor 236 ton metamfetamin disita di Asia Timur dan Tenggara pada tahun 2024, mengalami peningkatan 24 persen dari tahun sebelumnya.
Thailand juga merupakan titik transit dan tujuan utama untuk metamfetamin yang diperdagangkan dari negara tetangga Myanmar, dan telah mencatat jumlah metamfetamin yang disita terbesar di kawasan ini.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Narkoba Thailand Narkoba dalam Kol Penyelundupan Ketamin

























