Ilustrasi persaingan chipset ponsel (Foto: Alexandre Debieve/Unsplash)
Taipei, Jurnas.com - Taiwan menuduh China sengaja menargetkan Taipei untuk merebut teknologi manufaktur chip canggih beserta para pakarnya, guna menyelesaikan masalah pengekangan internasional terhadap Beijing.
Taiwan, yang diklaim China sebagai wilayahnya sendiri, sering melaporkan pembongkaran jaringan perusahaan China yang secara ilegal mencoba merekrut talenta semikonduktor dan teknologi tinggi, dan memiliki undang-undang ketat untuk mencegah teknologi paling canggih masuk ke China.
Dalam sebuah laporan kepada para anggota parlemen, Biro Keamanan Nasional Taiwan mengatakan bahwa China berupaya memikat industri teknologi tinggi Taiwan, termasuk AI dan semikonduktor, untuk mendirikan atau mempertahankan operasinya di China.
"Selain itu, mereka juga terus menggunakan saluran tidak langsung untuk merekrut talenta Taiwan, mencuri teknologi, dan memperoleh barang-barang yang dikendalikan, dengan tujuan mendapatkan teknologi dan produk inti utama seperti chip proses canggih Taiwan, sehingga mampu menembus pengekangan teknologi internasional," ujar badan tersebut dikutip dari Reuters pada Selasa (7/4).
Taiwan merupakan rumah bagi TSMC, produsen chip kontrak terbesar di dunia dan pemasok utama bagi perusahaan-perusahaan termasuk Nvidia dan Apple.
Menurut laporan tersebut, China juga diperkirakan akan menggunakan berbagai metode hibrida, termasuk deepfake dan jajak pendapat palsu, untuk mengganggu pemilihan lokal akhir tahun di Taiwan.
Laporan tersebut menambahkan bahwa Jaringan Layanan Pemerintah Taiwan menjadi sasaran lebih dari 170 juta upaya intrusi pada kuartal pertama 2026, yang disampaikan menjelang sesi tanya jawab Direktur Jenderal biro tersebut, Tsai Ming-yen, pada 8 April.
"Tidak dapat dikesampingkan bahwa Partai Komunis Tiongkok sedang meletakkan dasar untuk campur tangan dalam pemilihan umum akhir tahun Taiwan, dengan maksud untuk memperluas pengumpulan intelijen, pengawasan, dan pencurian data," tulis laporan itu.
Diketahui, pada kuartal pertama, lebih dari 420 pesawat militer China terdeteksi beroperasi di sekitar Taiwan, dan kapal-kapal angkatan laut China berkoordinasi dengan Taiwan dalam melakukan 10 patroli kesiapan tempur bersama.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Industri Semikonduktor Taiwan Manufaktur Chip China vs Taiwan


























